GROBOGAN – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi resmi menerima 16 tenaga kerja baru untuk formasi lapangan pada Kamis (11/09). Tenaga kerja tersebut direkrut melalui vendor pihak ketiga, PT Cahaya Prasitindo, dengan status sebagai tenaga alih daya (outsourcing).
Sebanyak 10 orang ditempatkan sebagai pembantu mandor tanam dan 6 orang sebagai mandor polter, yang nantinya akan bertugas mendukung kegiatan produksi, pengamanan aset, serta menjaga keberlangsungan proses bisnis perusahaan.
Rekrutmen tenaga alih daya ini diawali dengan proses pendaftaran dan seleksi pada 25–26 Agustus 2025 melalui vendor. Setelah dinyatakan lolos, para tenaga kerja menandatangani kontrak kerja dengan vendor pada Kamis (11/09).
Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menyatakan bahwa kehadiran tenaga lapangan baru sangat penting dalam menjaga ritme produksi dan keberlangsungan usaha Perhutani.
“Kebutuhan tenaga pembantu mandor tanam dan mandor polter menjadi prioritas, karena keduanya memiliki peran vital dalam mendukung kegiatan tanam, pemeliharaan, serta pengamanan aset produksi. Dengan adanya tambahan tenaga alih daya ini, kami berharap proses bisnis Perhutani dapat berjalan lebih optimal sekaligus meningkatkan pendapatan perusahaan,” ujar Untoro.
Sementara itu, Direktur dari PT Cahaya Prasitindo selaku vendor penyedia tenaga kerja, Siti Iriantiningsih, menegaskan komitmennya dalam menyalurkan tenaga kerja sesuai kebutuhan Perhutani.
“Kami melakukan proses seleksi dengan memperhatikan kompetensi dasar, pengalaman, dan kesiapan tenaga kerja di lapangan. Harapannya, mereka bisa langsung beradaptasi dengan sistem kerja Perhutani dan berkontribusi secara maksimal,” jelas perwakilan PT Cahaya Prasitindo.
Salah satu tenaga kerja baru yang diterima sebagai mandor tanam, Wahyu Saputro, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya bisa berkontribusi bagi Perhutani.
“Kesempatan ini sangat berarti bagi saya dan teman-teman. Kami siap bekerja sebaik mungkin untuk mendukung kegiatan Perhutani, khususnya di bidang tanam dan pengelolaan hutan. Harapan kami, ke depan bisa memberikan hasil kerja yang membanggakan,” tuturnya. Dengan tambahan 16 tenaga lapangan ini, Perhutani KPH Purwodadi menegaskan komitmennya dalam menjaga kesinambungan program kerja, mendukung pencapaian target produksi, serta memastikan keamanan dan pengelolaan aset perusahaan berjalan sesuai standar.