
BALAPULANG – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Balapulang dan PT.Inhutani V mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas gula nasional dalam kawasan hutan dengan melibatkan masyarakat sekitar hutan untuk kegiatan pemeliharaan tanaman tebu mandiri di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Margasari, Senin (03/11).
Kegiatan ini dilaksanakan di lahan seluas 388,58 hektare yang meliputi beberapa Resort Pemangkuan Hutan (RPH) seperti Kaligimber, Kalibanteng, Wanayasa, dan Kalisalak di wilayah BKPH Margasari. Pelibatan masyarakat bertujuan memastikan pertumbuhan dan produksi tanaman tebu dapat berlangsung secara maksimal.
Administratur KPH Balapulang melalui Kepala BKPH Margasari, Rosikin, menegaskan pentingnya kegiatan pemeliharaan sebagai upaya mendukung produktivitas tanaman tebu. Pemeliharaan tersebut meliputi penyiangan, pembumbunan, penyulaman, pemupukan, pengairan, pemangkasan kletek, serta pengendalian hama dan penyakit. Saat menjelang musim penghujan, fokus saat ini adalah pembumbunan tanah di sekitar pangkal tebu untuk menggemburkan dan menutup alur pupuk, serta pemupukan untuk memberikan nutrisi tambahan demi mendukung pertumbuhan optimal tanaman.
“Pemeliharaan tanaman tebu sangat penting agar pertumbuhannya optimal dan hasil produksinya maksimal. Dalam setiap kegiatan di kawasan hutan, Perhutani selalu melibatkan masyarakat sekitar sebagai upaya menjalin sinergi dan kolaborasi yang baik, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Salah seorang tenaga pemeliharaan dari Desa Karangdawa, Tono, mengungkapkan bahwa pelibatan masyarakat sekitar dalam kegiatan Perhutani mampu menyerap tenaga kerja lokal dan meningkatkan pemberdayaan. Keterlibatan ini menyediakan sumber tenaga sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga. Tanaman tebu sendiri memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan energi, sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal melalui kontribusi tenaga kerja yang signifikan.
“Kegiatan yang dilakukan Perhutani bersama Inhutani V memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat langsung. Ini tentu berdampak positif bagi perekonomian warga. Kami berharap produktivitas tebu dari Perhutani dan Inhutani dapat maksimal dan memberikan kontribusi signifikan bagi produksi gula nasional,” tuturnya.
Editor : Aris