
RANDUBLATUNG, PERHUTANI (09/11/2025) – Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Randublatung menghadiri undangan rapat koordinasi (rakor) kesiapsiagaan menghadapi musim hujan yang digelar di gedung pertemuan Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora, Kamis (06/11/2025).
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Plt Kepala BPBD Kabupaten Blora, Wakil Administratur Perum Perhutani KPH Blora, perwakilan dari KPH Randublatung dan KPH Cepu, Kodim 0721/Blora, Polres Blora, Dinas Bina Marga Provinsi dan Kabupaten, PLN, Kasi Trantib Kecamatan Blora, serta relawan.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora Dra. Mulyowati, M.M. dalam sambutannya menyampaikan bahwa memasuki musim hujan, berbagai potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, genangan air, serta pohon tumbang bisa saja terjadi.
“Oleh karena itu, kita berkumpul di sini dalam rangka rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi musim hujan dan potensi bencana alam di wilayah kita,” ungkapnya
Ia juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan sekitar, tidak membuang sampah ke sungai atau saluran air, serta segera melaporkan apabila terdapat tanda-tanda potensi bencana alam.
“Kami meminta agar dilakukan inventarisasi terhadap pohon-pohon yang rawan tumbang di pinggir jalan raya untuk segera dilakukan pembenahan, pemangkasan, atau bila perlu penebangan. Kami juga memohon kepada Perum Perhutani agar turut menginventarisasi pohon-pohon berbahaya dan rawan tumbang di sepanjang jalur jalan raya yang banyak dilalui masyarakat umum,” pintanya.
Mulyowati menambahkan bahwa kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama, sehingga perlu dilakukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan relawan.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi kita semua dan menjauhkan daerah kita dari segala bentuk bencana,” doanya.
Sementara itu, Wakil Administratur KPH Randublatung Rastim, yang mewakili tiga KPH (Randublatung, Blora, dan Cepu), menyampaikan bahwa Perum Perhutani berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam upaya penanggulangan pohon tumbang.
“Tim dari Perhutani siap siaga untuk memberikan dukungan teknis penanganan pohon rawan tumbang di kawasan hutan maupun di tepi jalan wilayah kerja Perhutani,” ungkapnya.
Ia menegaskan dukungan penuh terhadap program dan langkah-langkah yang diambil oleh BPBD dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana alam.
“Perhutani mendukung kegiatan tersebut, dan khusus untuk wilayah kerja Perum Perhutani akan segera dilakukan identifikasi serta inventarisasi pohon berpotensi membahayakan atau rawan tumbang bersama tim gabungan. Hasil pengecekan akan dituangkan dalam Berita Acara Pemeriksaan Bersama, dan kami mohon dukungan dari segenap relawan di berbagai wilayah Kabupaten Blora,” ungkapnya.
Melalui koordinasi dan kolaborasi lintas sektor ini, seluruh pihak berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat langkah mitigasi bencana di wilayah Kabupaten Blora.
Editor : Aris