
Banyumas Barat – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menggelar pertemuan pembahasan kerja sama program borong kerja penanaman tahun 2025 bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Argo Makmur, Desa Penyarang, Kecamatan Sidareja. Pertemuan berlangsung di kantor KPH Banyumas Barat, Selasa (11/11), sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat dalam menjaga kelestarian dan produktivitas kawasan hutan.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kasi Pengelolaan Sumber Daya Hutan (PSDH) KPH Banyumas Barat Taufik, didampingi KSS Tanaman Purwanto, KSS Sarpras Arif Manshur, dan Kepala RPH Sidareja Sugeng Suyanto. Dari LMDH Argo Makmur diwakili Ketua Hardiyanto bersama sejumlah anggota.
Pertemuan membahas rencana kerja sama borong penanaman tahun tanam 2025 di wilayah petak kerja RPH Sidareja, mencakup rencana teknis pelaksanaan, cakupan kegiatan, volume kerja, pembiayaan, serta mekanisme pengawasan dan evaluasi.
Taufik menjelaskan, kerja sama ini merupakan implementasi kemitraan Perhutani dengan masyarakat desa hutan. “Program borong penanaman bertujuan memberdayakan masyarakat sekitar hutan agar berpartisipasi aktif dalam pengelolaan hutan produksi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi LMDH,” terangnya.
Ketua LMDH Argo Makmur Hardiyanto menyambut positif rencana kerja sama tersebut. Ia menyatakan kesiapan untuk menjalankan kegiatan sesuai kesepakatan dan menjaga kualitas pelaksanaan. “Kami berterima kasih atas kepercayaan Perhutani. Kami akan bekerja maksimal demi kelestarian hutan dan peningkatan ekonomi anggota,” tuturnya.
Kerja sama ini diharapkan memperkuat sinergi Perhutani dan LMDH dalam mewujudkan pengelolaan hutan lestari dan berkelanjutan dengan melibatkan peran aktif masyarakat setempat.
Editor : Aris