Grobogan – Dalam rangka menciptakan suasana hutan yang kondusif dan mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melalui jajaran Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kemadohbatur Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pojok menggelar kegiatan komunikasi sosial bersama jajaran Kepolisian Polres Grobogan, serta masyarakat Desa Kemadohbatur, Kecamatan Tawangharjo, Kamis (13/11).
Kegiatan yang berlangsung di salah satu warung warga Desa Kemadohbatur ini dikemas secara santai namun sarat makna. Sembari menikmati secangkir kopi dan obrolan ringan, para peserta membahas berbagai hal terkait keamanan hutan, upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, serta pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab bersama.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Pojok, Bambang Riyantono, mengatakan bahwa kegiatan komunikasi sosial seperti ini merupakan wujud nyata sinergi antara Perhutani, aparat keamanan, dan masyarakat desa hutan.
“Kami sengaja memilih suasana santai di warung agar diskusi terasa lebih akrab dan terbuka. Di sini tidak ada jarak antara petugas dan masyarakat, yang ada hanyalah semangat bersama menjaga keamanan dan kelestarian hutan,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Polres Grobogan AIPTU Masngud Afandi menambahkan bahwa kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting dalam mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah hutan.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar ngopi bareng, tetapi juga bentuk kepedulian bersama terhadap keamanan wilayah. Kami siap mendukung upaya Perhutani dan masyarakat dalam menjaga hutan dari segala bentuk ancaman,” ungkapnya.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Kemadohbatur, Pardi, mengapresiasi langkah Perhutani dan jajaran kepolisian yang mau turun langsung berinteraksi dengan warga di tingkat akar rumput.
“Kami senang sekali, karena dengan pertemuan seperti ini masyarakat jadi lebih memahami pentingnya menjaga hutan. Selain itu, suasananya juga hangat dan tidak kaku. Kami merasa lebih dekat dengan petugas,” tuturnya.
Kegiatan komunikasi sosial ini diakhiri dengan foto bersama dan ajakan untuk terus memperkuat kebersamaan antara petugas Perhutani, aparat keamanan, dan masyarakat desa hutan demi terciptanya hutan yang aman, lestari, dan memberi manfaat bagi semua pihak. (Mj.Bd)
Editor : Aris