
KEDU UTARA, PERHUTANI (20/11/2025) │ Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melalui BKPH Ambarawa memberikan dukungan penuh serta turut hadir dalam kegiatan Sinergi Lintas Sektoral yang dilaksanakan di objek wisata Kampung Pinus Keditan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Kegiatan yang dihadiri Forkopimcam Ngablak dan unsur lintas sektor tersebut menjadi momentum penting dalam mendukung visi-misi Bupati Magelang, khususnya dalam aspek ketenteraman, ketertiban umum, dan penguatan keamanan kawasan hutan.
Kampung Pinus Keditan sendiri berada di dalam kawasan hutan RPH Srandil BKPH Ambarawa dan dikelola melalui skema kemitraan bagi hasil antara Perhutani dan Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Kegiatan berlangsung pada Kamis (20/11).
Untuk mempererat kebersamaan serta meningkatkan komunikasi antarpihak, kegiatan sinergi tahun ini dikemas secara kreatif melalui rangkaian outbound dan fun games. Konsep ini dipilih agar suasana koordinasi lintas instansi berlangsung lebih cair, interaktif, dan membangun kekompakan, sehingga kerja sama yang sudah terbentuk dapat semakin solid dalam menjaga stabilitas wilayah Ngablak, termasuk kawasan hutan dan objek wisata.
Administratur Perhutani KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Ambarawa, Herman Sutrisno, mengapresiasi terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintahan, masyarakat, dan Perhutani merupakan fondasi penting bagi keamanan kawasan hutan dan ketertiban lingkungan.
“Perhutani sangat mendukung kegiatan sinergi lintas sektoral ini. Melalui kegiatan ini, hubungan antarinstansi menjadi lebih kuat, sehingga koordinasi di lapangan dapat berjalan lebih efektif. Kami berkomitmen menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus memastikan setiap aktivitas wisata berlangsung tertib, aman, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui pola kemitraan,” ujarnya.
Camat Ngablak, Ika Ajeng Silih Baruni, juga menekankan pentingnya kegiatan lintas sektoral sebagai bagian dari dukungan pemerintah kecamatan terhadap visi-misi Bupati Magelang. Ia menjelaskan bahwa wilayah Ngablak memiliki potensi wisata yang besar, termasuk Kampung Pinus Keditan, sehingga dibutuhkan sinergi yang kuat untuk menjaga keamanan dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
“Outbound dan fun games hari ini bukan sekadar rekreasi, tetapi sarana memperkuat kebersamaan serta meningkatkan koordinasi. Dengan kekompakan ini, kami berharap keamanan kawasan hutan dan ketenteraman wilayah dapat terus terjaga,” katanya.
Melalui kegiatan ini, seluruh peserta sepakat untuk memperkuat koordinasi lintas instansi, terutama dalam pengawasan kawasan hutan, peningkatan ketertiban masyarakat, serta pemberdayaan masyarakat melalui kemitraan produktif. Perhutani menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang dialog dan kolaborasi demi keberlanjutan pengelolaan hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan Perhutani diharapkan mampu menjaga keamanan dan kelestarian hutan sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Editor : Aris