Grobogan – Jajaran Manajemen Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi mengajak warga Dusun Pekuwon, Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan untuk terus menjaga kelestarian hutan sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat. Kegiatan pembinaan dan sosialisasi tersebut dilaksanakan di kawasan hutan petak 55 RPH Pekuwon BKPH Bandung pada Minggu (30/11).
Hadir dalam kesempatan itu Administratur KPH Purwodadi Untoro Tri Kurniawan didampingi Kepala Seksi Produksi dan Ekowisata, Kepala BKPH Bandung beserta jajaran, serta masyarakat Dusun Pekuwon yang selama ini bermitra dengan Perhutani dalam menjaga kawasan hutan.
Dalam kegiatan ini, jajaran Perhutani memberikan arahan mengenai pentingnya peran aktif masyarakat dalam pengawasan keamanan hutan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta peningkatan ekonomi produktif melalui pemanfaatan sumber daya hutan secara legal dan berkelanjutan.
Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menyampaikan bahwa hutan merupakan ruang hidup yang manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh Perhutani, namun juga oleh masyarakat secara luas.
“Kami mengajak seluruh warga Pekuwon untuk terus menjadi mitra terbaik Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan. Hutan harus dijaga keberlanjutannya sehingga manfaatnya tetap bisa dinikmati anak cucu kita kelak. Melalui kerjasama yang baik, kita ciptakan hutan yang aman, lestari, serta memberi nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujar Untoro.
Menurutnya, potensi hutan di wilayah Bandung memiliki peluang besar untuk dikembangkan, salah satunya melalui kegiatan pertanian di bawah tegakan melalui pola tumpangsari hingga pengembangan wisata alam berbasis masyarakat.
Kepala BKPH Bandung, Sri Purwanto, menambahkan bahwa warga yang tinggal berdampingan dengan hutan memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga keamanan kawasan, terutama dari ancaman tindak ilegal seperti pencurian kayu dan kebakaran.
“Kami berharap masyarakat terus berperan aktif dalam melaporkan setiap indikasi gangguan keamanan hutan. Keselamatan kawasan hutan adalah tanggung jawab bersama, dan sinergi ini harus terus kita jaga,” jelasnya.
Salah satu warga Dusun Pekuwon yang hadir dalam kegiatan itu turut menyampaikan apresiasi kepada Perhutani yang selama ini telah memberikan ruang kemitraan kepada masyarakat.
“Kami siap mendukung upaya menjaga hutan. Selama ini kami juga merasakan manfaat dari adanya hutan, baik untuk air, udara sejuk, maupun kegiatan ekonomi yang diperbolehkan oleh Perhutani. Semoga kerjasama ini membuat warga semakin sejahtera,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dengan diskusi terbuka mengenai langkah-langkah pengamanan hutan yang dapat dilakukan masyarakat, baik melalui koordinasi langsung dengan jajaran BKPH maupun melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). Perhutani berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kelestarian hutan serta memperkuat peran mereka sebagai mitra utama dalam pengelolaan hutan berkelanjutan di wilayah KPH Purwodadi. (Mj-A)
Editor : Aris