Grobogan – Taman Kanak-kanak (TK) Tunas Rimba Sambirejo yang berada di bawah naungan Yayasan Tunas Rimba Perhutani (YTRP) Cabang Purwodadi menggelar kegiatan edukasi lingkungan melalui penanaman nanas madu di pekarangan dinas Kantor BKPH Sambirejo, pada Jumat (28/11).
Kegiatan ini diikuti oleh 50 siswa, terdiri dari TK A dan TK B, dengan total 50 bibit nanas yang ditanam langsung oleh para siswa sebagai pengalaman belajar nyata di alam terbuka.
Kegiatan diawali dengan pengenalan rasa melalui manisan nanas, yang dibagikan kepada anak-anak agar mereka mengetahui cita rasa buah nanas. Setelah itu, siswa diperkenalkan dengan bentuk buah nanas, kegunaannya, serta cara menanamnya. Antusiasme anak-anak semakin terlihat ketika mereka dibimbing guru untuk mempraktikkan cara menanam nanas dengan benar di area pekarangan sekolah yang berdampingan dengan Kantor BKPH Sambirejo.
Ketua YTRP Cabang Purwodadi, Ny. Siti Fatimah Untoro, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai sarana pendidikan berbasis alam.
“Edukasi lingkungan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan kepedulian sejak dini. Kami berharap kegiatan menanam nanas ini menjadi pengalaman berharga agar anak-anak semakin mencintai alam dan memahami proses tumbuhnya tanaman,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah TK Tunas Rimba Sambirejo, Purwatiningsih, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus edukatif.
“Anak-anak sangat senang saat melihat dan memegang langsung bibit nanas. Dengan belajar di luar kelas, mereka bisa memahami bahwa makanan yang mereka konsumsi berasal dari proses panjang yang harus dirawat dengan baik,” ungkapnya.
Salah satu orang tua siswa, Diana, menyampaikan rasa bangganya atas kegiatan yang diikuti putra-putrinya.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Anak-anak jadi tahu cara menanam tanaman dan belajar mencintai alam. Pulang sekolah pun mereka bercerita dengan semangat tentang pengalaman menanam nanas,” katanya.
Melalui kegiatan ini, TK Tunas Rimba Sambirejo dan YTRP Cabang Purwodadi berharap dapat terus menghadirkan pembelajaran yang kreatif, menumbuhkan kecintaan anak terhadap lingkungan, serta memperkuat hubungan antara sekolah, orang tua, dan instansi Perhutani dalam mendukung pendidikan anak usia dini. (Mj-A)
Editor : Aris