Grobogan – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus melakukan inovasi dalam pemanfaatan lahan produktif guna mendukung peningkatan kesejahteraan karyawan dan masyarakat sekitar hutan. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pengembangan demplot Nanas Madu di lahan pekarangan Kantor BKPH Pojok. Pada Selasa (18/11)
Penanaman demplot di lahan seluas 0,5 hektare dengan jumlah 373 bibit Nanas Madu. Komoditas Nanas Madu dipilih karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi, mampu beradaptasi dengan baik pada kondisi lahan kering, serta memerlukan perawatan yang relatif mudah. Selain itu, jenis ini juga memiliki masa produksi yang lebih cepat sehingga dinilai potensial memberikan hasil panen berkelanjutan.
Demplot ini dirancang sebagai kawasan percontohan bagi karyawan, LMDH, dan masyarakat sekitar untuk melihat langsung potensi pengembangan komoditas hortikultura bernilai tambah. Melalui optimalisasi lahan pekarangan, diharapkan tercipta peluang usaha baru, peningkatan pendapatan masyarakat, serta tumbuhnya kesadaran bersama tentang pentingnya memanfaatkan lahan secara produktif.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Pojok, Bambang R, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani dalam memperkuat hubungan dan kesejahteraan antara perusahaan dan masyarakat.
“Pengembangan demplot Nanas Madu ini merupakan langkah nyata kami dalam memanfaatkan lahan pekarangan agar lebih produktif dan bernilai ekonomis. Selain mendukung kesejahteraan karyawan, kami juga ingin masyarakat dapat merasakan manfaatnya melalui peluang usaha bersama. Kami berharap program ini menjadi inspirasi bagi wilayah lain di KPH Purwodadi,” ujarnya.
Ketua LMDH Godan Wana Lestari, Sutadi, juga memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut.
“Kami dari LMDH sangat mendukung program ini. Demplot Nanas Madu tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi anggota LMDH, tetapi juga membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas. Semoga hasilnya nanti benar-benar bisa meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar,” tuturnya.
Salah satu warga Desa Godan yang terlibat dalam penanaman turut menyampaikan antusiasme dan harapannya.
“Kami senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini. Nanas Madu cocok di daerah kami, dan kalau nanti berhasil, kami pun bisa menanamnya di pekarangan rumah. Program seperti ini sangat bermanfaat karena langsung memberi dampak nyata bagi warga,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap sinergi antara perusahaan, LMDH, dan masyarakat semakin kuat, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan pekarangan agar terus memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan bersama. (Mj-A)
Editor : Aris