Grobogan – Dalam upaya meningkatkan kondusifitas keamanan kawasan hutan di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jangglengan, jajaran Petugas Keamanan Hutan BKPH Jatipohon bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Makmur Desa Sumberjatipohon melaksanakan kegiatan pemantauan keamanan hutan di Pos Bayangan Petak 84, Sabtu (06/12).
Kegiatan pemantauan dilakukan dengan menyisir area rawan adanya aktivitas pelanggaran kawasan hutan, seperti pencurian kayu dan gangguan keamanan lainnya. Selama kegiatan, jajaran petugas juga melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat sekitar untuk terus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan keamanan hutan secara rutin merupakan langkah strategis dalam menjaga kelestarian sumber daya hutan yang menjadi aset negara. Upaya ini sekaligus memastikan keberlangsungan pengelolaan hutan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.
“Kami terus memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui LMDH untuk menciptakan kawasan hutan yang aman, lestari, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Tutut.
Tutut menambahkan bahwa kolaborasi antara Perhutani dan masyarakat bukan hanya dalam aspek keamanan saja, tetapi juga dalam kegiatan pemberdayaan sosial-ekonomi yang mengedepankan pemanfaatan hasil hutan secara legal dan teratur. Ia menegaskan bahwa keamanan hutan merupakan tanggung jawab bersama.
“Perhutani tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga kelestarian hutan. Harapan kami, kerja sama ini semakin solid dan dapat menghilangkan potensi pelanggaran seperti pencurian kayu maupun perambahan lahan,” imbuhnya.
Menurutnya, keberadaan pos-pos pemantauan seperti Pos Bayangan di Petak 84 menjadi bagian penting dalam mendeteksi dini setiap potensi ancaman yang dapat mengganggu kelestarian hutan.
Sementara itu, Kepala RPH Jangglengan, Radik S, menambahkan bahwa peran masyarakat sekitar hutan sangat membantu kelancaran tugas pengamanan.
“Kami bersyukur masyarakat semakin peduli terhadap keamanan kawasan hutan. Kolaborasi seperti ini akan terus kami tingkatkan agar tidak ada celah bagi pihak-pihak yang mencoba merusak hutan,” jelas Radik.
Hal senada disampaikan Ketua LMDH Jati Makmur, Saryono, yang menegaskan bahwa masyarakat memiliki kepentingan langsung terhadap kelestarian hutan.
“Hutan adalah sumber kehidupan bagi kami. Menjaga hutan berarti menjaga keberlangsungan ekonomi dan lingkungan desa kami. Kami siap bersama Perhutani untuk terus menjaga keamanan hutan,” tegasnya.
Melalui kegiatan pemantauan yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, jajaran Perhutani KPH Purwodadi berharap keamanan hutan di wilayah BKPH Jatipohon tetap terjaga serta mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan negara. (Mj-A)
editor : Aris