Grobogan – Komitmen Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi dalam menjaga dan melestarikan kawasan hutan kembali dibuktikan melalui kegiatan penanaman sebanyak 55.858 bibit pohon pada wilayah hutan seluas 119,1 hektare sepanjang tahun 2025. Program ini menjadi langkah nyata Perhutani dalam memastikan keberlanjutan fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan, sumber ekonomi, dan penopang keseimbangan lingkungan.
Kegiatan penanaman tersebut dilaksanakan secara bertahap di sejumlah wilayah hutan kerja KPH Purwodadi dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk jajaran internal Perhutani serta Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) sebagai mitra dalam pengelolaan hutan lestari. Jenis tanaman yang ditanam disesuaikan dengan kondisi tapak dan rencana pengelolaan hutan jangka panjang guna menjamin keberhasilan pertumbuhan tanaman.
Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menegaskan bahwa kegiatan penanaman ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan wujud tanggung jawab Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan bagi generasi mendatang.
“Penanaman 55.858 bibit pohon jati dan rimba di areal seluas 119,1 hektare ini merupakan bukti nyata komitmen Perhutani KPH Purwodadi dalam menjaga kelestarian hutan. Hutan yang lestari adalah fondasi bagi keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan sosial masyarakat. Oleh karena itu, kami terus mendorong pengelolaan hutan yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan,” tegas Untoro.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Sumber Daya Hutan (PSDH) KPH Purwodadi, Triana Wahyu W, menjelaskan bahwa keberhasilan penanaman sangat bergantung pada proses perencanaan, pemeliharaan, dan keterlibatan masyarakat sekitar hutan.
“Penanaman ini dilakukan melalui tahapan teknis yang terukur, mulai dari penyiapan lahan, pemilihan bibit berkualitas, hingga pemeliharaan tanaman. Keterlibatan LMDH sangat penting karena mereka berada di sekitar hutan dan menjadi garda terdepan dalam menjaga tanaman agar tumbuh optimal,” jelas Triana.
Peran aktif masyarakat desa hutan melalui LMDH menjadi kekuatan utama dalam menjaga kelestarian kawasan hutan. Ketua LMDH Tanjungharjo Manunggal, Supadi, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh setiap program Perhutani demi kelestarian hutan dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami sebagai masyarakat desa hutan merasa memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga hutan. Melalui kemitraan dengan Perhutani, kami terlibat langsung dalam penanaman dan pemeliharaan tanaman. Harapannya, hutan tetap lestari dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta ekonomi masyarakat,”
ungkap Supadi. Melalui kegiatan penanaman ini, Perhutani KPH Purwodadi menegaskan bahwa pengelolaan hutan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi dengan masyarakat. Kolaborasi antara Perhutani dan LMDH menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan hutan lestari, masyarakat sejahtera, dan lingkungan yang berkelanjutan. (Mj-A)
Editor : Aris