KEDU UTARA, TEMANGGUNG (14/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan kegiatan komunikasi sosial bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Argo Makmur di Desa Batursari, Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan hutan wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kecepit, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Temanggung, sebagai upaya memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan hutan, Rabu (14/01/2026).
Komunikasi sosial dilakukan melalui dialog langsung antara jajaran Perhutani dengan pengurus LMDH guna menyamakan persepsi terkait pengamanan kawasan hutan serta pencegahan potensi gangguan keamanan hutan. Dalam kegiatan tersebut, Perhutani menekankan pentingnya peran masyarakat desa hutan sebagai mitra strategis dalam menjaga kelestarian dan fungsi hutan negara.
Wakil Administratur KSKPH Kedu Utara Cecep Gusdiana menyampaikan bahwa kegiatan komunikasi sosial merupakan langkah preventif untuk membangun komunikasi yang intensif dengan masyarakat sekitar hutan. Menurutnya, keterlibatan LMDH menjadi kunci dalam menciptakan situasi hutan yang aman dan kondusif.
“Keamanan hutan tidak dapat dijaga oleh Perhutani sendiri. Diperlukan peran aktif LMDH dan masyarakat desa hutan dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan hutan. Melalui komunikasi yang baik, potensi pelanggaran dapat diminimalisir sejak dini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Perhutani senantiasa mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif dalam menyampaikan aturan kehutanan. Namun demikian, apabila ditemukan pelanggaran, Perhutani tetap akan menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kepala BKPH Temanggung Riry Osmaroza menyampaikan bahwa kawasan hutan RPH Kecepit memiliki fungsi penting sebagai penyangga lingkungan dan penopang keseimbangan ekosistem. Oleh karena itu, upaya pengamanan hutan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan.
“Sinergi dengan LMDH sangat diperlukan, terutama dalam pemantauan kawasan dan penyampaian informasi di lapangan. Dengan kerja sama yang baik, gangguan keamanan hutan dapat dicegah lebih awal,” katanya.
Sementara itu, Ketua LMDH Argo Makmur menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Ia menegaskan bahwa LMDH siap berperan aktif sebagai mitra Perhutani dalam pengamanan hutan di wilayah Desa Batursari.
“Kami siap bersinergi dan berkoordinasi dengan Perhutani. Keamanan hutan merupakan tanggung jawab bersama demi kelestarian lingkungan dan keberlanjutan manfaat hutan bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan komunikasi sosial ini, Perhutani berharap terjalin koordinasi yang semakin kuat dengan LMDH Argo Makmur dalam menjaga keamanan kawasan hutan RPH Kecepit BKPH Temanggung, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga hutan secara lestari dan berkelanjutan. (Kdu/Nurul)
Editor: Aris
Copyright © 2026