KEDU UTARA, TEMANGGUNG (14/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) ke Basecamp Pendakian Gunung Sumbing via Banaran, Kabupaten Temanggung. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka koordinasi dan penyampaian dukungan terkait rencana pelaksanaan event Sumbing Banaran Trail Run yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Februari 2026, Senin (12/01).
Kegiatan komsos tersebut merupakan bagian dari upaya Perhutani dalam membangun sinergi dengan pengelola basecamp dan masyarakat desa sekitar hutan. Hal ini khususnya ditujukan untuk mendukung kegiatan positif yang mampu mendorong kemajuan desa hutan, pengembangan potensi wisata, serta peningkatan perekonomian masyarakat, dengan tetap memperhatikan aspek kelestarian dan keamanan kawasan hutan.
Dalam pertemuan tersebut, Perhutani menyampaikan prinsip dasar bahwa setiap kegiatan yang dilaksanakan di kawasan hutan harus mengedepankan kepatuhan terhadap aturan kehutanan, keselamatan peserta, serta perlindungan lingkungan. Koordinasi awal ini juga bertujuan untuk memastikan rencana kegiatan dapat berjalan tertib, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Administratur Perhutani KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Temanggung, Riry Osmaroza, menyampaikan bahwa Perhutani pada prinsipnya mendukung setiap kegiatan yang mampu memberikan dampak positif bagi desa sekitar hutan, termasuk event olahraga dan pariwisata alam seperti Sumbing Banaran Trail Run.
Ia menyampaikan bahwa Perhutani mendukung kegiatan yang dapat memajukan desa sekitar hutan dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun demikian, pelaksanaan kegiatan di kawasan hutan tetap harus dikoordinasikan dan memenuhi ketentuan yang berlaku agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Ia menambahkan bahwa komunikasi sejak tahap perencanaan menjadi penting untuk meminimalisir potensi permasalahan di lapangan, baik yang berkaitan dengan keamanan kawasan, keselamatan peserta, maupun pengelolaan jalur yang digunakan selama kegiatan berlangsung.
Sementara itu, Pengurus Basecamp Gunung Sumbing via Banaran, Nurohmat, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian Perhutani terhadap rencana pelaksanaan event tersebut. Menurutnya, Sumbing Banaran Trail Run dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai sarana promosi potensi wisata alam dan budaya Desa Banaran.
Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan Perhutani dan berharap event tersebut dapat memperkenalkan jalur pendakian Gunung Sumbing via Banaran sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat lokal, seperti pelaku UMKM dan penyedia jasa wisata.
Ia menegaskan bahwa pihak basecamp siap berkoordinasi lebih lanjut dengan Perhutani terkait teknis pelaksanaan kegiatan, termasuk pengaturan jalur, pengelolaan sampah, serta upaya menjaga kelestarian kawasan hutan selama event berlangsung.
Melalui kegiatan komsos ini, Perhutani berharap terjalin kerja sama yang baik dengan pengelola Basecamp Gunung Sumbing via Banaran dalam mendukung pelaksanaan Sumbing Banaran Trail Run 2026, sehingga kegiatan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa sekitar hutan tanpa mengabaikan aspek kelestarian lingkungan. (Kdu/Nurul)
Editor: Aris
Copyright © 2026