PEKALONGAN TIMUR, (19/01/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Doro melaksanakan kegiatan Sosialisasi Sadapan Tahun 2026 di Desa Purbo, wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Jolotigo, Sabtu (18/01).
Kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para penyadap terkait rencana, ketentuan teknis, serta tata kelola pelaksanaan sadapan getah tahun 2026 agar berjalan sesuai dengan ketentuan perusahaan dan tetap menjaga kelestarian hutan.
Sosialisasi dihadiri oleh perwakilan KPH Pekalongan Timur yang diwakili oleh Asper BKPH Doro, Slamet Supriyanto, serta para penyadap di wilayah RPH Jolotigo. Salah satu penyadap yang hadir dalam kegiatan tersebut adalah Taklim, yang mengikuti seluruh rangkaian sosialisasi.
Dalam kesempatan tersebut, Asper BKPH Doro, Slamet Supriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah awal untuk menyamakan persepsi antara Perhutani dan para penyadap dalam menghadapi pelaksanaan sadapan tahun 2026. Ia menekankan pentingnya penerapan teknik sadap yang benar, disiplin kerja, serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku guna menjaga produktivitas getah sekaligus kelestarian tegakan.
Ia berharap melalui kegiatan sosialisasi tersebut para penyadap dapat memahami ketentuan sadapan tahun 2026 sehingga pelaksanaannya di lapangan dapat berjalan tertib, aman, dan berkelanjutan.
Sementara itu, salah satu penyadap di wilayah RPH Jolotigo, Taklim, menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, sosialisasi sangat membantu para penyadap dalam memahami aturan dan teknik sadapan yang benar agar hasil sadapan optimal tanpa merusak pohon.
Ia menyampaikan bahwa penjelasan yang diberikan dinilai jelas, terutama terkait aturan dan teknik sadapan tahun 2026. Ia berharap ke depan para penyadap dapat bekerja lebih tertib, hasil sadapan meningkat, dan kelestarian hutan tetap terjaga.
Dengan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi ini, KPH Pekalongan Timur berharap sinergi antara Perhutani dan para penyadap semakin kuat dalam mendukung pengelolaan hutan yang produktif, lestari, dan berkelanjutan. (Pkt/Ran)
Editor: Aris
Copyright © 2026