Dalam upaya memperkuat sinergitas antara Perhutani dan masyarakat desa hutan, jajaran Petugas Perhutani BKPH Tumpuk KPH Purwodadi melaksanakan kegiatan komunikasi sosial bersama warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Wirosari. Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah Ketua LMDH Sumber Jati Mulyo Desa Tegalrejo, pada Selasa (27/01).
Kegiatan komunikasi sosial ini bertujuan untuk mempererat hubungan kemitraan antara Perhutani dengan masyarakat desa sekitar hutan, sekaligus sebagai wadah bertukar informasi terkait pengelolaan kawasan hutan. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, dihadiri jajaran petugas BKPH Tumpuk, pengurus LMDH, serta perwakilan warga Desa Tegalrejo.
Selain membahas penguatan sinergitas, kegiatan juga diselingi dengan sosialisasi rencana dan pelaksanaan program agroforestry di wilayah hutan RPH Teges, BKPH Tumpuk. Program agroforestry ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa hutan, sekaligus mendukung kelestarian kawasan hutan melalui pola tanam yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Tumpuk, Aries Supriyanto, menyampaikan bahwa komunikasi sosial merupakan langkah penting dalam membangun kolaborasi yang harmonis antara Perhutani dan masyarakat desa hutan.
“Kami terus berupaya meningkatkan sinergitas dengan masyarakat desa sekitar hutan. Melalui komunikasi sosial ini, kami ingin memastikan bahwa setiap program Perhutani, termasuk agroforestry, dapat dipahami dan didukung oleh masyarakat. Harapannya, pengelolaan hutan dapat berjalan optimal, lestari, dan memberikan manfaat bersama,” ujar Aries Supriyanto.
Sementara itu, Ketua LMDH Sumber Jati Mulyo, Yana, menyampaikan apresiasi atas komitmen Perhutani dalam menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.
“Kami menyambut baik kegiatan ini. Dengan adanya komunikasi sosial seperti ini, masyarakat merasa lebih dilibatkan dan diberi pemahaman terkait pengelolaan hutan. Kami siap mendukung program agroforestry dan menjaga kawasan hutan agar tetap lestari,” ungkap Yana.
Dukungan juga disampaikan oleh Pesanggem wilayah RPH Teges, Sujadi, yang merasakan langsung manfaat dari program kemitraan Perhutani dengan masyarakat desa hutan.
“Sebagai pesanggem, kami sangat mendukung program agroforestry yang disosialisasikan oleh Perhutani. Program ini memberi peluang bagi kami untuk meningkatkan penghasilan, sekaligus tetap menjaga kelestarian hutan. Kami berharap kerja sama ini terus berjalan dengan baik,” tutur Sujadi.
Melalui kegiatan ini, Perhutani BKPH Tumpuk berharap kemitraan dengan masyarakat Desa Tegalrejo semakin solid, sehingga pengelolaan hutan dapat berjalan secara berkelanjutan, aman, dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitar hutan.