PEKALONGAN, (11/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur mengikuti kegiatan Penguatan Komunikasi Perusahaan yang diselenggarakan di Bandungan, Kabupaten Semarang, pada Rabu (11/02). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Perum Perhutani dalam membangun sistem komunikasi yang terintegrasi, profesional, dan selaras dengan arah kebijakan perusahaan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Divisi Regional Jawa Tengah Asep Dedi Mulyadi beserta jajaran manajemen Divisi Regional Jawa Tengah. Turut hadir perwakilan dari seluruh KPH di wilayah Jawa Tengah. Dari KPH Pekalongan Timur, kegiatan ini diikuti oleh Kepala Sub Seksi Hukum, Kepatuhan, Agraria, dan Komunikasi Perusahaan (HKAKP) Rio Alfan Nur Firdausy yang mewakili Administratur KPH Pekalongan Timur.
Dalam sambutannya, Kepala Divisi Regional Jawa Tengah Asep Dedi Mulyadi menekankan bahwa komunikasi perusahaan memiliki peran strategis dalam membangun citra positif Perhutani, memperkuat koordinasi antarunit kerja, serta meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan.
“Komunikasi yang baik harus dibangun secara terencana, konsisten, dan berbasis pada fakta. Setiap insan Perhutani diharapkan mampu menjadi komunikator perusahaan yang menyampaikan informasi secara akurat, berimbang, dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa di era digital saat ini, kecepatan dan ketepatan informasi menjadi kunci utama. Oleh karena itu, seluruh unit kerja perlu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan informasi, publikasi kegiatan, serta pemanfaatan media komunikasi yang ada.
Kegiatan Penguatan Komunikasi Perusahaan ini diisi dengan berbagai materi, antara lain strategi komunikasi korporasi, teknik penulisan berita dan konten publikasi, pengelolaan media sosial, serta manajemen isu dan krisis komunikasi. Peserta juga diajak berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait praktik komunikasi yang telah diterapkan di masing-masing unit kerja.
Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Kepala Sub Seksi HKAKP Rio Alfan Nur Firdausy menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan banyak manfaat dalam meningkatkan kemampuan jajaran KPH Pekalongan Timur dalam menyusun dan menyampaikan informasi perusahaan secara lebih efektif.
“Melalui kegiatan ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pentingnya peran komunikasi dalam mendukung kinerja perusahaan. Ke depan, KPH Pekalongan Timur berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas publikasi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Bhakti Hutan, wilayah KPH Pekalongan Timur, Suparno, menyampaikan harapannya agar sistem komunikasi yang kuat dari Perhutani dapat membantu LMDH dan masyarakat desa hutan dalam memperoleh informasi yang jelas mengenai program-program perusahaan. Ia menekankan pentingnya transparansi informasi agar masyarakat dapat ikut berperan serta dalam menjaga kelestarian hutan dan mendukung kegiatan produktif yang berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan komunikasi seperti ini tidak hanya memperkuat internal Perhutani, tetapi juga membuka ruang bagi LMDH dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program pengelolaan hutan, sehingga manfaatnya dirasakan bersama,” ujar Suparno.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Perhutani optimistis seluruh KPH, termasuk KPH Pekalongan Timur, dapat semakin solid dalam menyampaikan pesan-pesan perusahaan secara positif, konsisten, dan berkelanjutan. (Pkt/Ran)
Editor:Aris
Copyright © 2026