PATI (24/02/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati, melaksanakan Pembinaan Rohani Karyawan, bertepatan dengan pelantikan pejabat lingkup KPH Pati, pada bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang serbaguna Kantor Perhutani KPH Pati, pada Selasa, (24/02).
Kegiatan ini, bertujuan untuk menguatkan nilai moral, integritas, dan kualitas spiritual pegawai di lingkungan kerja KPH Pati. Pembinaan tersebut merupakan upaya pembinaan mental dan kepribadian agar karyawan tetap menjaga perilaku yang sesuai dengan norma agama dan etika organisasi, serta sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman dan penguatan nilai toleransi di lingkungan kerja.
Administratur, KPH Pati, Sukmono Edwi Susanto, seusai melantik pejabat menyampaikan bahwa kegiatan ini selain bertujuan memberikan pencerahan keagamaan dan penguatan iman, juga diharapkan mampu meningkatkan kekompakan seluruh karyawan.
Ia, menambahkan bahwa pembinaan tersebut dapat memotivasi karyawan agar bekerja dengan niat ibadah sehingga lebih ikhlas dan profesional dalam melayani, sekaligus membangun karakter yang tangguh dalam menghadapi tekanan pekerjaan.
“Semoga Perhutani ke depannya semakin maju serta kesejahteraan karyawan lebih terjamin. Mudah-mudahan membawa berkah bagi kemajuan seluruh karyawan, perusahaan, masyarakat sekitar, serta hutan yang tetap lestari,” ujarnya.
Sementara itu, tokoh agama Islam, Ustaz Kyai Abu Yulianto, dalam kultumnya menyampaikan bahwa bulan Ramadan, merupakan bulan suci yang penuh berkah dan ampunan sehingga menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt. Menurutnya, sebagai bulan yang istimewa, Ramadan membawa berbagai keutamaan dan rahmat sehingga penting bagi umat Islam untuk memperbanyak kebaikan serta menjalankan kewajiban dengan sebaik-baiknya.
Ia, menambahkan bahwa salah satu keutamaan Ramadan, adalah pahala yang berlipat ganda. Amalan yang dikerjakan pada bulan Ramadan, akan dilipatgandakan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.
“Ibadah puasa tidak seperti ibadah lainnya yang pahalanya untuk kita, tetapi puasa adalah untuk Allah,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, para pegawai diajak untuk memperdalam pemahaman keagamaan sekaligus merefleksikan nilai-nilai moral yang menjadi landasan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Penguatan sisi spiritual dinilai penting untuk membentuk karakter pegawai yang jujur, disiplin, berintegritas, serta mampu bekerja dengan penuh tanggung jawab sehingga tercipta lingkungan kerja yang harmonis.
Kegiatan tersebut diakhiri dengan buka puasa bersama. (Pti/Rsw)
Editor: Aris
Copyright © 2026