KEDU SELATAN (25/02/2026) | Dalam rangka mendukung program strategis ketahanan pangan nasional, Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melaksanakan survei lapangan calon lokasi Batalyon Ketahanan Pangan pada Rabu (25/02). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Petak 28 K Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kaliwiro, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngadisono, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan.
Survei lapangan dipimpin Kolonel Czi. Sulistyo Gunawan bersama tim dari Kementerian Pertahanan dan didampingi Wakil Administratur/KSKPH Kedu Selatan Ahmad Marzuki, Kepala Seksi Sumber Daya Hutan, Konservasi, dan Agraria, Kemitraan dan Perhutanan Sosial Bambang Heri S., Kepala Seksi Perencanaan Azhar Rais, Kepala RPH Kaliwiro Khsrisma Alfian, serta petugas teknis lapangan. Kegiatan ini bertujuan melakukan verifikasi kondisi fisik lahan, aksesibilitas, kesesuaian tata ruang, kontur, serta potensi pengembangan kawasan sebagai lokasi Batalyon Ketahanan Pangan.
Petak 28 K RPH Kaliwiro dinilai memiliki sejumlah aspek pendukung, antara lain luasan lahan yang memadai, topografi yang relatif sesuai, serta akses jalan yang dapat menunjang mobilisasi personel dan logistik. Selain itu, dilakukan peninjauan terhadap kondisi tegakan, status kawasan, serta aspek administratif yang menjadi bagian dari kajian kelayakan.
Kolonel Czi. Sulistyo Gunawan dalam arahannya menyampaikan terima kasih kepada Perhutani KPH Kedu Selatan yang telah memberikan tanggapan positif terhadap rencana pembentukan Batalyon Ketahanan Pangan. Ia menegaskan bahwa pembentukan batalyon tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan peran TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi sumber daya lahan yang tersedia. Seluruh proses, lanjutnya, akan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta melalui koordinasi lintas sektor.
Wakil Administratur/KSKPH Kedu Selatan Ahmad Marzuki menyampaikan dukungan terhadap kegiatan survei tersebut dan menyatakan kesiapan untuk berkoordinasi lebih lanjut sesuai mekanisme yang berlaku di lingkungan Perhutani. Ia berharap melalui kegiatan ini dapat diperoleh gambaran teknis yang komprehensif sebagai dasar pengambilan keputusan terkait penetapan lokasi Batalyon Ketahanan Pangan.
Kegiatan survei berlangsung lancar dengan peninjauan langsung di lapangan serta diskusi teknis antara tim Kementerian Pertahanan, jajaran KPH Kedu Selatan, dan Kepala Desa Ciledok guna memastikan kesiapan serta kesesuaian lahan yang direncanakan. (Kds/Bhs)
Editor: Aris
Copyright © 2026