PEKALONGAN TIMUR (02/03/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Randudongkal, Eko Pranoto, yang mewakili Administratur, KPH Pekalongan Timur, melaksanakan koordinasi bersama Kepala Desa Wisnu, Bambang Sutedjo, pada Minggu, (01/03). Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara Perhutani, dan pemerintah desa, terkait pengamanan hutan di wilayah Desa Wisnu.
Desa Wisnu, yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan pangkuan BKPH Randudongkal, memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi intensif antara Perhutani, dan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan gangguan keamanan hutan.
Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Kepala BKPH Randudongkal, Eko Pranoto, menyampaikan bahwa keamanan hutan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen, baik Perhutani, pemerintah desa, maupun masyarakat sekitar hutan.
Ia, menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan preventif melalui sosialisasi kepada warga agar turut menjaga kawasan hutan dari berbagai potensi pelanggaran.
Ia mengatakan, “Kami berharap pemerintah desa dapat terus membantu memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga hutan. Hutan bukan hanya sumber daya ekonomi, tetapi juga penyangga lingkungan yang memiliki manfaat jangka panjang.”
Ia, juga menjelaskan bahwa beberapa potensi gangguan yang perlu diantisipasi antara lain pencurian kayu, perambahan lahan, penggembalaan liar, serta aktivitas lain yang dapat merusak ekosistem hutan. Untuk itu, diperlukan deteksi dini melalui komunikasi aktif antara perangkat desa, tokoh masyarakat, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), dan petugas Perhutani, di lapangan.
Selain membahas langkah pencegahan, pertemuan tersebut juga menyinggung pentingnya peningkatan patroli terpadu serta pelaporan cepat apabila ditemukan indikasi gangguan keamanan.
Ia, menegaskan bahwa respons cepat dan koordinasi yang baik akan sangat membantu dalam meminimalkan dampak kerugian serta menjaga stabilitas wilayah.
Kepala Desa Wisnu, Bambang Sutedjo, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Perhutani, dalam membangun koordinasi yang intensif.
Ia, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh upaya pengamanan hutan melalui peran aktif perangkat desa dan masyarakat.
Ia menegaskan, “Kami siap bersinergi dan membantu menjaga keamanan kawasan hutan. Kami juga akan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang melanggar aturan di dalam kawasan hutan. Kelestarian hutan adalah kepentingan bersama.”
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pemerintah desa akan terus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, termasuk melalui forum desa dan kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan warga sekitar hutan.
Kegiatan koordinasi ini berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keterbukaan. Kedua belah pihak sepakat untuk terus meningkatkan komunikasi serta menjadwalkan pertemuan rutin guna mengevaluasi kondisi keamanan hutan di wilayah Desa Wisnu.
Melalui sinergi yang semakin solid antara Perhutani, dan Pemerintah Desa Wisnu, diharapkan pengamanan hutan di wilayah BKPH Randudongkal, dapat berjalan lebih optimal. Upaya bersama ini menjadi wujud komitmen dalam menjaga kelestarian hutan, menciptakan kondisi yang aman dan kondusif, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar kawasan hutan. (Pkt/Ran)
Editor: Aris
Copyright © 2026