PEKALONGAN BARAT, BREBES RAYA (02-03-2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat, turut serta mendukung kegiatan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan bersama masyarakat Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes. Kegiatan ini dilaksanakan melalui penaburan benih ikan di sejumlah titik sungai di Salem, pada Sabtu, (28/02).
Penebaran benih dilakukan di empat lokasi, yakni wilayah Muara Bentarsari, (sebelah selatan Bentarsari), kawasan menuju Desa Ciputih, Leuwidahu yang masuk wilayah Desa Gandoang, serta titik Leuwidahu, yang masuk Desa Kalangmanis.
Administratur, KPH Pekalongan Barat, melalui Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Salem, Naufal Rafif, mengapresiasi langkah positif yang dilaksanakan oleh Masyarakat Peduli Salem.
Ia, menyampaikan bahwa Perhutani, turut mendukung melalui Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Babakan, Waris Surpiyadi, yang memberikan sumbangan benih ikan kepada tim panitia yang dibina oleh Pelda (P) Wartono.
Naufal mengatakan, “Kami mengapresiasi langkah positif yang dilakukan masyarakat Peduli Salem. Dengan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, kami berharap kelestarian sungai dapat terjaga, memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat sekitar, serta memperbaiki ekosistem daerah sempadan sungai.”
Sementara itu, Pengurus Relawan Salem, Warsono, menjelaskan bahwa jenis ikan yang ditebar meliputi ikan mas, mujair, tawes, dan nilem. Pada tahap awal, jumlah yang disebar mencapai 700 ekor ikan mas, 300 ekor ikan tawes, serta 20 kilogram ikan nilem. Selain itu, pihaknya masih menunggu tambahan 15 kilogram ikan tawes yang telah dipesan.
Warsono menambahkan, “Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian terhadap lingkungan, khususnya ekosistem air. Kami berharap masyarakat semakin peduli dan memanfaatkan hasilnya secara bijak.”
Ia, juga mengingatkan warga agar tidak menggunakan alat setrum atau metode ilegal lainnya dalam menangkap ikan, melainkan cukup dengan cara ramah lingkungan seperti memancing atau menjala secara tradisional.
Perwakilan warga Nutyaman menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia, berharap kegiatan serupa dapat berlanjut dan diperluas ke sungai-sungai lain di wilayah Salem. “Mari kita saling merasa memiliki dan menjaga lingkungan. Sungai adalah sumber kehidupan kita bersama,” ujarnya.
Ia, menambahkan bahwa dukungan pemerintah desa juga penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sebagai tanggung jawab bersama. Dengan kegiatan ini, masyarakat berharap ekosistem Sungai Cigunung, semakin terjaga, populasi ikan meningkat, dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Nutyaman menuturkan, “Di wilayah Salem, sebagian sempadan sungai masih berupa hutan. Secara tidak langsung, seluruh ekosistem bisa kembali membaik.” (Pkb/Sgy)
Editor: Aris
Copyright © 2026