PEKALONGAN TIMUR (03/03/2026) | Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil hutan bukan kayu, Perhutani KPH Pekalongan Timur menyalurkan sarana prasarana kelengkapan sadapan kepada jajaran lapangan pada Senin (02/03). Penyaluran ini difokuskan untuk mendukung kegiatan penyadapan getah pinus di wilayah kerja KPH Pekalongan Timur.
Adapun sarana prasarana yang disalurkan meliputi drum penampung getah, talang, ember, serta sepatu khusus penyadap. Perlengkapan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang kelancaran proses penyadapan, mulai dari pengaliran getah dari pohon hingga proses penampungan dan pengumpulan hasil sebelum ditimbang.
Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Team Penerima Barang KPH Ibnu Sutoro dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa penyediaan kelengkapan sadapan merupakan bagian dari perhatian manajemen terhadap kebutuhan operasional di lapangan sekaligus upaya menjaga kualitas hasil produksi.
“Dengan sarana yang memadai, proses sadapan dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Drum dan ember membantu menjaga kebersihan serta kualitas getah, sementara talang berfungsi mengarahkan aliran getah agar tidak tercecer. Sepatu penyadap juga menjadi bagian penting dalam mendukung keselamatan kerja,” jelasnya.
Distribusi perlengkapan tersebut dilaksanakan oleh Koordinator Pengiriman Rudi yang memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan baik ke wilayah BKPH Kesesi dan BKPH Karanganyar. Proses pengiriman dilakukan secara terkoordinasi dengan jajaran masing-masing BKPH agar sarana yang diterima sesuai dengan kebutuhan penyadap di lapangan.
Koordinator Pengiriman Rudi menyampaikan bahwa sebelum pendistribusian dilakukan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala BKPH dan KRPH setempat untuk mendata kebutuhan riil di masing-masing wilayah. Hal ini dilakukan agar penyaluran tepat sasaran dan dapat langsung dimanfaatkan oleh para penyadap.
Penyaluran sarana prasarana ini juga menjadi bagian dari strategi KPH Pekalongan Timur dalam menjaga stabilitas produksi getah pinus sebagai salah satu komoditas unggulan. Dengan dukungan peralatan yang layak dan standar, diharapkan produktivitas penyadap meningkat serta potensi kehilangan hasil akibat sarana yang kurang memadai dapat diminimalisasi.
Selain aspek produktivitas, perhatian terhadap perlengkapan seperti sepatu penyadap menunjukkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan aspek keselamatan dan kesehatan kerja. Medan kerja di kawasan hutan yang menantang memerlukan perlindungan yang memadai agar para penyadap dapat bekerja dengan aman dan nyaman.
Melalui kegiatan ini, KPH Pekalongan Timur berharap dapat mendorong semangat kerja para penyadap sekaligus memperkuat tata kelola produksi yang profesional, tertib, dan berkelanjutan. Dukungan sarana prasarana yang memadai diharapkan mampu meningkatkan kualitas getah pinus yang dihasilkan serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. (Pkt/Ran)
Editor: Aris
Copyright © 2026