PEKALONGAN TIMUR (17/03/2026) | Menjelang Hari Raya Idulfitri, aktivitas penyadap getah pinus di wilayah Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Kandangserang terpantau meningkat. Para penyadap tampak ramai menyetorkan hasil sadapan getah pinus ke tempat penampungan getah sebagai bagian dari rutinitas produksi sekaligus untuk memaksimalkan hasil kerja menjelang libur panjang Lebaran.
Kegiatan penyetoran getah tersebut dipantau langsung oleh Kepala RPH Kandangserang, Rifqi Ardiansyah, yang hadir mewakili Administratur KPH Pekalongan Timur. Pemantauan ini dilakukan guna memastikan kegiatan penyetoran getah berjalan tertib, lancar, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Perum Perhutani.
Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Kepala RPH Kandangserang, Rifqi Ardiansyah, menyampaikan bahwa meningkatnya aktivitas penyetoran getah menjelang Lebaran merupakan hal yang lumrah terjadi setiap tahunnya. Para penyadap biasanya berupaya menyelesaikan hasil sadapan sebelum memasuki masa libur Hari Raya Idulfitri.
“Menjelang Hari Raya Idulfitri biasanya aktivitas penyetoran getah meningkat. Hal ini menunjukkan bahwa para penyadap memiliki semangat dan tanggung jawab yang tinggi terhadap pekerjaannya. Kami sangat mengapresiasi kedisiplinan para penyadap yang tetap menjaga kontinuitas produksi getah pinus,” ungkapnya.
Selain melakukan pemantauan, ia juga memberikan motivasi dan arahan kepada para penyadap agar tetap menjaga kualitas sadapan serta memperhatikan teknik penyadapan yang baik dan benar. Hal ini penting dilakukan agar produksi getah tetap optimal sekaligus menjaga kelestarian tegakan pinus di kawasan hutan.
Salah satu penyadap yang turut menyetorkan getah pada kesempatan tersebut adalah Subagyo, yang secara rutin melakukan penyadapan di wilayah kerjanya. Ia mengaku tetap berusaha maksimal dalam melakukan penyadapan meskipun menjelang Hari Raya Idulfitri.
Menurut Subagyo, momentum menjelang Lebaran menjadi salah satu waktu yang dimanfaatkan oleh para penyadap untuk meningkatkan hasil setoran getah. Selain sebagai bentuk tanggung jawab pekerjaan, hasil penyadapan tersebut juga menjadi tambahan penghasilan yang sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan keluarga menjelang hari raya.
Kegiatan penyadapan getah pinus sendiri merupakan salah satu kegiatan produksi hasil hutan bukan kayu yang menjadi andalan Perum Perhutani, khususnya di wilayah KPH Pekalongan Timur. Selain memberikan kontribusi terhadap pendapatan perusahaan, kegiatan ini juga memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat sekitar hutan yang bekerja sebagai penyadap.
Melalui pemantauan langsung di lapangan, Perhutani berharap kegiatan penyadapan dan penyetoran getah di wilayah RPH Kandangserang dapat terus berjalan dengan baik, tertib, dan berkelanjutan. Sinergi antara petugas Perhutani dan para penyadap diharapkan mampu menjaga produktivitas hasil hutan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. (Pkt/Ran)
Editor: Aris
Copyright © 2026