
BANYUMAS TIMUR – Perum Perhutani KPH Banyumas Timur menyelenggarakan aktivitas trabas trail yang melintasi area pinggiran kawasan hutan di Resort Kalirajut, BKPH Kebasen, pada Sabtu (01/11)
Acara dengan tema Bakti Sosial (Baksos) Trail Konslet Serayu ini dihadiri oleh KSS Hukum, Kepatuhan, Agraria, dan Komunikasi Perusahaan KPH Banyumas Timur, pimpinan dan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tanjung Wanakarya, delegasi Kepolisian Sektor (Polsek) Rawalo, Komandan beserta anggota Polhutmob, Kepala Resort Kalirajut, Kepala Desa Tambaknegara, dan para peserta dari komunitas trail.
Ketua Panitia Baksos Trail Konslet Serayu, Faizun Fitri, mengucapkan terima kasih kepada Perum Perhutani dan LMDH Tanjung Wanakarya atas dukungan, kehadiran, serta partisipasinya dalam kegiatan ini.
“Acara ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada sesama, terutama anak-anak yatim yang memerlukan perhatian dan bantuan. Lewat kegiatan ini, kita berbagi kegembiraan dan memberikan semangat baru untuk mereka,” katanya.
Mewakili Administratur KPH Banyumas Timur, KSS Hukum, Kepatuhan, Agraria, dan Komunikasi Perusahaan, Sutrisno, menyatakan bahwa Perhutani pada dasarnya memberikan dukungan terhadap kegiatan bakti sosial seperti yang diinisiasi oleh komunitas Konslet Reborn Rawalo ini.
“Dalam implementasinya, kegiatan ini tetap berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2002 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.83/Menlhk/Setjen/Kum.1/10/2016 tentang Penanganan Masalah Sosial di Kawasan Hutan,” paparnya.
Ia menambahkan, Perhutani berharap kegiatan ini dapat berlangsung sukses dan memberi manfaat bagi warga sekitar hutan, serta meningkatkan kesadaran dan kepedulian akan kelestarian hutan.
Sementara itu, Ketua LMDH Tanjung Wanakarya, Aris Mulyono Narjan, menyatakan bahwa lembaganya berkomitmen untuk terus memberdayakan warga dan menjaga kelestarian lingkungan.
“Lewat kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan dukungan moril dan materiil kepada anak-anak yatim piatu yang memerlukan bantuan,” tuturnya.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara Perhutani, masyarakat desa hutan, dan komunitas pecinta alam dalam menumbuhkan jiwa sosial serta kepedulian terhadap lingkungan di kawasan hutan Kalirajut.
Editor : Aris