PEKALONGAN BARAT (31/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Paguyangan secara intensif melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompincam) Paguyangan. Kegiatan berlangsung di Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Paguyangan pada Selasa (30/12), dihadiri oleh Asper/Kepala BKPH Paguyangan beserta jajaran, Camat Paguyangan, dan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Paguyangan.
Administratur KPH Pekalongan Barat melalui Asper/Kepala BKPH Paguyangan, Sasmito, menyampaikan bahwa kegiatan koordinasi dan komunikasi ini dilakukan untuk menjaga sinergi serta menyamakan persepsi dalam antisipasi gangguan keamanan hutan (gukamhut). Selain itu, pertemuan ini juga membahas tindak lanjut patroli gabungan internal Perhutani di sejumlah titik rawan yang berpotensi terjadi pelanggaran kehutanan, seperti penebangan liar, perambahan hutan, serta aktivitas lain yang dapat merusak kelestarian kawasan hutan, khususnya di petak 24 RPH Kretek yang dipatroli sebelumnya.
Ia menambahkan bahwa komunikasi dan koordinasi seperti ini merupakan langkah penting dalam menjaga kelestarian hutan serta mencegah kerusakan dan pelanggaran di kawasan hutan. “Keamanan hutan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Camat Paguyangan, Koko Kusnarto, menyambut baik koordinasi dan komunikasi yang berkesinambungan ini serta mendukung upaya Perhutani KPH Pekalongan Barat, khususnya BKPH Paguyangan, untuk sinergi dalam menjaga dan melestarikan hutan. Ia juga menghimbau masyarakat agar berperan aktif dalam menjaga hutan dan tidak melakukan aktivitas yang melanggar hukum.
“Semoga dengan sinergi yang baik selama ini, potensi gangguan keamanan hutan dapat diminimalkan dan kelestarian hutan tetap terjaga demi keberlanjutan lingkungan yang lestari serta kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.(Pkb/Sgy)
Editor: Aris
Copyright © 2025