RANDUBLATUNG, BLORA RAYA (26/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora, KPH Cepu, dan KPH Randublatung melaksanakan koordinasi dengan Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0721/Blora terkait perizinan lokasi pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di kawasan hutan wilayah Blora Raya, Rabu (25/02). Kegiatan tersebut berlangsung di Markas Kodim 0721/Blora.
Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto beserta Kepala Staf Kodim 0721/Blora Mayor Inf Bani, para Administratur KPH se-Blora Raya yang meliputi Randublatung, Cepu, dan Blora, serta Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis KPH Randublatung.
Koordinasi tersebut bertujuan untuk menyatukan kesepahaman agar proses perizinan dapat segera terealisasi sehingga pembangunan Yonif TP dapat berjalan sesuai rencana. Rapat koordinasi juga membahas aspek teknis dan regulasi terkait penggunaan lahan serta penyelarasan dokumen pendukung yang dibutuhkan.
Administratur KPH Randublatung Herry Merkussiyanto Putro menyampaikan bahwa untuk memperkuat dasar administratif dan mempercepat proses persetujuan penggunaan lahan yang berada dalam kawasan hutan, permohonan perizinan sebaiknya diajukan oleh Menteri Pertahanan kepada Menteri Kehutanan sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, langkah tersebut akan lebih efisien dan efektif sehingga harapan bersama dapat segera terealisasi.
Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto menyambut baik kedatangan jajaran Administratur Perhutani se-Blora Raya. Ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif Perhutani yang hadir untuk berkoordinasi secara langsung sebagai bentuk sinergi positif antarinstansi dalam mendukung program strategis pertahanan dan pembangunan wilayah.
Ia menyatakan bahwa kehadiran Perhutani di Makodim menunjukkan adanya komitmen bersama untuk mendukung kelancaran pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa ke depan pihaknya akan terus berkoordinasi apabila dalam proses perizinan terdapat kendala sehingga dapat memperoleh masukan dan menentukan langkah terbaik guna memperlancar pembangunan Yonif TP sesuai rencana serta memberikan kontribusi nyata bagi penguatan pertahanan dan pemberdayaan wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0721/Blora juga meminta masukan dan saran dari berbagai pihak guna mempercepat proses perizinan lokasi yang direncanakan menjadi markas Yonif TP. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi lintas sektor agar setiap tahapan administrasi berjalan sesuai ketentuan tanpa menghambat target pembangunan. (Rdb/Jun)
Editor: Aris
Copyright © 2026