BANYUMAS BARAT, CILACAP (15/04/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat melalui Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kedungwadas mengadakan kegiatan koordinasi bersama Pemerintah Desa Citembong, Kecamatan Bantarsari, Kabupaten Cilacap dalam rangka memperkuat kerja sama dan sinergi dalam pengelolaan kawasan hutan negara. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (15/04), bertempat di Balai Desa Citembong.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala RPH Kedungwadas Sutrisno dari Perhutani, serta Kepala Desa Citembong Mudjianto bersama perangkat desa. Koordinasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam pengelolaan kawasan hutan, serta menyusun langkah-langkah kolaboratif antara Perhutani dan desa yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan negara.
Administratur KPH Banyumas Barat melalui Kepala RPH Kedungwadas Sutrisno dalam keterangannya menyampaikan bahwa Perhutani berkomitmen untuk membangun keharmonisan dan kerja sama yang baik dengan pemerintah desa serta masyarakat di sekitar hutan.
Sinergi antara Perhutani dan Pemerintah Desa Citembong sangat penting untuk mendukung kelestarian hutan sekaligus memberikan manfaat sosial ekonomi kepada masyarakat. Kami berharap desa bisa menjadi mitra aktif dalam upaya perlindungan kawasan hutan dan mendukung program-program pemberdayaan masyarakat, ungkap Sutrisno.
Kepala Desa Citembong Mudjianto menyambut baik kegiatan koordinasi ini dan menyampaikan dukungan penuh dari pihaknya terhadap pengelolaan hutan yang melibatkan masyarakat desa secara aktif.
Kami siap mendukung kebijakan dan program dari Perhutani, apalagi jika itu memberi manfaat langsung kepada warga. Kami juga berharap ada komunikasi dan pembinaan yang berkelanjutan, terutama bagi warga yang berkegiatan di kawasan hutan agar tetap sesuai dengan aturan yang berlaku, tutur Mudjianto.
Dengan koordinasi ini, Perhutani dan Pemerintah Desa Citembong berharap dapat membangun kolaborasi yang berkelanjutan, baik dalam hal pelestarian lingkungan maupun pengembangan ekonomi masyarakat desa sekitar hutan. Diharapkan, sinergi ini menjadi langkah awal untuk menciptakan pengelolaan hutan yang lestari, aman, dan produktif bagi semua pihak. (Byb/Twn)
Editor: Aris
Copyright © 2026