
SURAKARTA, PERHUTANI (30/11/2025) | Pemerintah Kabupaten Sragen melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian terus mendorong penguatan ketahanan pangan dengan menyalurkan sekaligus melakukan sosialisasi bantuan bibit kepada para pemangku kepentingan. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran program tersebut adalah Perhutani BKPH Tangen. Sosialisasi yang digelar pada Kamis (28/11) ini bertujuan menyelaraskan program pemerintah dengan pengelolaan lahan hutan produktif agar dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Kepala BKPH Tangen, Mastur, menyampaikan apresiasinya atas dukungan pemerintah dalam pengembangan pengelolaan hutan berbasis sosial. Ia menegaskan bahwa bantuan bibit akan diintegrasikan dengan pola pemberdayaan masyarakat melalui Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), sehingga kawasan hutan tetap terjaga, namun juga mampu mendukung ketahanan pangan nasional.
“Penguatan sektor pangan di kawasan hutan merupakan strategi penting menghadapi tantangan perubahan iklim dan kondisi ekonomi. Kami siap bersinergi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Penelaah Kebijakan Teknis Direktorat Jenderal Perkebunan, Saryono, menyampaikan bahwa bantuan bibit merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan produktivitas lahan dan kesejahteraan petani, terutama di wilayah sekitar hutan. Ia menekankan pentingnya pendampingan teknis serta pemasaran hasil agar program berjalan efektif dan berkelanjutan.
Melalui sosialisasi ini, tercipta kesamaan langkah antara pemerintah daerah, Perhutani, dan masyarakat dalam memanfaatkan lahan secara optimal, produktif, dan berwawasan lingkungan. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan semakin memperkuat peran kawasan hutan sebagai penopang ketahanan pangan daerah, khususnya di Kabupaten Sragen dan wilayah sekitarnya.
Editor : Aris