
BANYUMAS TIMUR – Perum Perhutani KPH Banyumas Timur menyelenggarakan aksi penanaman pohon bersama di petak 39 RPH Kalirajut, BKPH Kebasen, pada Jumat, 31 Oktober.
Acara ini dihadiri berbagai pihak, antara lain Kepala BKPH Kebasen, Kepala BKPH Jatilawang, KSS Pengembangan Bisnis, KSS Kemitraan Produktif, KSS Perencanaan, KSS Hukum, Kepatuhan, Agraria, dan Komunikasi Perusahaan (HKAKP), Kepala RPH Kalirajut, Komandan Regu Polhutmob, Kapolsek Rawalo, delegasi Cabang Dinas Kehutanan (CDK) VI Jawa Tengah, Kepala Desa Tambaknegara, mahasiswa Universitas Amikom Purwokerto, Bank Sampah Kecamatan Rawalo, pimpinan dan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tanjung Wanakarya, tim fasilitator dari ARuPA Yogyakarta, serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Desa Tambaknegara.
Kepala Desa Tambaknegara, Sulam, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Perhutani beserta seluruh hadirin yang turut hadir.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi dan dedikasi bersama dalam upaya melestarikan lingkungan sambil meningkatkan kesejahteraan warga. Penanaman tanaman MPTS (Multi-Purpose Tree Species) ini adalah strategi penting untuk meningkatkan produktivitas lahan, memperbaiki kualitas lingkungan, serta memberdayakan warga sekitar kawasan hutan,” katanya.
Mewakili Administratur KPH Banyumas Timur, KSS Pengembangan Bisnis Soelistyo turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam kegiatan ini.
“MPTS adalah jenis tanaman multifungsi yang memberikan banyak keuntungan, baik untuk lingkungan maupun masyarakat di sekitarnya. Lewat pola kemitraan ini, Perhutani mengharapkan peningkatan produktivitas lahan, perbaikan kualitas lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya.
Kapolsek Rawalo, Edi Susanto, menambahkan bahwa aktivitas ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk konsisten menjaga kelestarian alam.
“Polsek Rawalo siap memberikan dukungan penuh terhadap program-program yang membawa manfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini juga selaras dengan program Asta Cita Presiden, khususnya mengenai ketahanan pangan dan pembangunan desa,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua LMDH Tanjung Wanakarya, Aris Mulyono Narjan, mengucapkan terima kasih kepada Perhutani dan semua pihak yang berkontribusi, termasuk ARuPA Yogyakarta, atas kepercayaan dan kolaborasi yang terbangun.
“Mari kita jadikan kegiatan hari ini sebagai titik awal untuk kemajuan dan keberlanjutan lingkungan hidup di wilayah kelola LMDH Tanjung Wanakarya,” ujarnya.
Aksi penanaman pohon bersama ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara Perhutani, pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga pendamping dalam upaya melestarikan hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di sekitar kawasan.
Editor : Aris