
KENDAL, PERHUTANI (21/11/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal melaksanakan patroli gabungan bersama Polisi Kehutanan (Pabin) serta jajaran mandor Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Plelen pada Jumat (21/11). Patroli dilakukan dengan menyisir sejumlah titik strategis di kawasan hutan RPH Plelen, dan kegiatan dipusatkan di Pos 21 Sentul, Plelen.
Administratur KPH Kendal, Muhadi, melalui Inspektur Polisi Satu (Ipsa) Jamzuri, menjelaskan bahwa patroli gabungan antara Perhutani dan Pabin merupakan langkah sinergis antara Polisi Kehutanan dengan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Kegiatan ini bertujuan mencegah serta menindak gangguan keamanan hutan (Gukamhut) seperti pencurian kayu, perambahan, kebakaran hutan, dan berbagai potensi kerawanan lainnya. Selain itu, patroli juga difokuskan untuk mengantisipasi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Ia menegaskan bahwa pengamanan kawasan hutan membutuhkan langkah preventif dan koordinasi yang baik antara Perhutani, kepolisian, dan instansi terkait. Potensi hutan di wilayah RPH Plelen menjadi perhatian khusus dalam kegiatan ini, karena kawasan tersebut memiliki tegakan berdiameter besar serta pohon jati berumur tua yang rawan menjadi sasaran pencurian. Oleh karena itu, patroli diprioritaskan di titik-titik rawan pencurian kayu, batas-batas kawasan, serta lokasi yang berpotensi terdampak bencana.
Sementara itu, Kepala RPH Plelen, Heri, menyampaikan bahwa kegiatan patroli gabungan juga sering dibarengi dengan sosialisasi kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan di sekitar hutan mengenai pentingnya menjaga kelestarian kawasan hutan. Edukasi ini menjadi upaya untuk membangun kesadaran dan mengajak masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan hutan.
Patroli dilaksanakan pada jam-jam rawan, termasuk menjelang malam hingga dini hari, yang dinilai efektif dalam menekan aktivitas ilegal di kawasan hutan. Jamzuri menambahkan bahwa pendekatan kolaboratif dan komunikasi dengan warga desa merupakan kunci keberhasilan pengamanan kawasan hutan.
“Kami berharap seluruh pihak tetap waspada dan siap siaga menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan hutan,” tambahnya.
Editor : Aris