
MANTINGAN – Dalam rangka mendukung Asta Cita ketahanan pangan sektor gula, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan bersama PT Inhutani V menggelar survei lokasi untuk pengembangan dan perluasan tanaman Agroforestry Tebu Mandiri (ATM) di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kebon, Selasa (11/11).
Kegiatan tersebut diikuti Administratur KPH Mantingan beserta jajaran Bidang Pengembangan Bisnis dan Kemitraan Kehutanan, Kepala BKPH Kebon, serta perwakilan PT Inhutani V yang dipimpin SEVP Bidang Perencanaan dan Pemasaran beserta jajarannya.
Administratur KPH Mantingan, Rohasan, mengatakan tebu mampu tumbuh di berbagai jenis tanah, namun pemilihan lokasi yang sesuai menjadi faktor penting untuk mencapai produksi optimal. Ia menambahkan, keberhasilan budidaya tebu di lapangan ditentukan oleh ketersediaan benih berkualitas dalam jumlah memadai, serta ketepatan waktu dalam pelaksanaan penanaman dan pemeliharaan.
Rohasan menjelaskan, program Agroforestry Tebu Mandiri (ATM) di wilayah KPH Mantingan senantiasa melibatkan masyarakat setempat dalam aktivitas penanaman, pemeliharaan, maupun tebangan. Program ini diharapkan mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar untuk meningkatkan perekonomian, sekaligus mewujudkan Asta Cita ketahanan pangan sektor gula dari kawasan hutan wilayah Perhutani KPH Mantingan.
Sementara itu, SEVP Bidang Perencanaan dan Pemasaran PT Inhutani V, Sukasno, mengapresiasi Perhutani Mantingan atas terlaksananya survei calon lahan perluasan kerja sama ATM.
“Semoga program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat. Kami juga mengharapkan petugas lapangan dapat menyampaikan kendala yang dihadapi sejak persiapan lahan hingga pemanenan tebu, sekaligus mencari solusi bersama,” ujarnya.
Sukasno menambahkan, program Agroforestry Tebu Mandiri merupakan salah satu upaya untuk mendukung pemenuhan ketahanan pangan sekaligus pencapaian swasembada gula nasional.”Kami tidak akan bosan mendatangkan tenaga ahli tebu, dan program ini memerlukan dukungan semua pihak agar dapat berjalan sukses serta menguntungkan, dengan menggandeng sejumlah pabrik gula terdekat,” tutupnya.
Editor : Aris