BANYUMAS TIMUR (30/12/2025) | Kawasan hutan yang dikelola Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur kembali menjadi ruang edukasi alam terbuka bagi generasi muda pecinta alam. Bertempat di kawasan hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Serang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Gunung Slamet Timur, Perhutani mendukung pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Pecinta Alam SMK Negeri 1 Purbalingga selama tiga hari dua malam yang berakhir pada Minggu (28/12). Kegiatan tersebut bertujuan membentuk karakter, kemandirian, serta kesiapsiagaan peserta dalam membangun organisasi dan kehidupan sosial yang berlandaskan kepedulian terhadap alam.
Diklatsar ini dirancang tidak sekadar sebagai kegiatan rutin organisasi, melainkan sebagai proses pembelajaran untuk menghadapi berbagai situasi. Selama berada di alam terbuka, peserta dilatih untuk disiplin, bekerja sama, serta memiliki tanggung jawab, baik terhadap diri sendiri, kelompok, maupun lingkungan sekitar. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan dinilai berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Administratur KPH Banyumas Timur melalui Kepala BKPH Gunung Slamet Timur, Bambang Sutanto, menegaskan bahwa keterlibatan Perhutani dalam kegiatan pendidikan merupakan bagian dari peran sosial perusahaan. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemanfaatan kawasan hutan untuk kegiatan pendidikan dan pembinaan karakter dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan serta kelestarian hutan.
“Perhutani berharap para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman organisasi, tetapi juga tumbuh kesadaran untuk menjaga hutan sebagai tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Salah satu momen paling berkesan dalam kegiatan ini adalah Ceraka Malam, yaitu sesi evaluasi yang menekankan refleksi diri. Dalam kegiatan tersebut, setiap peserta dievaluasi atas sikap dan tindakan yang ditunjukkan selama pelaksanaan diklatsar. Sesi ini menjadi sarana penting agar peserta mampu mengenali kekurangan diri dan berkomitmen untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya. Tidak hanya peserta, panitia juga merasakan tumbuhnya solidaritas dan saling pengertian tanpa memandang usia maupun latar belakang kemampuan.
Ketua Pelaksana Diklatsar Pecinta Alam SMK Negeri 1 Purbalingga, Khoerun Nisa, menyampaikan kesannya terhadap dukungan yang diberikan oleh Perhutani. Selama kegiatan berlangsung, ia menilai kawasan hutan yang menjadi lokasi kegiatan masih terjaga dengan baik.
“Dukungan dari tim Perhutani sangat membantu kelancaran kegiatan, sekaligus mengingatkan dan mengajak kami untuk terus menjaga hutan serta hidup di alam terbuka secara bijak,” ujarnya.
Ia juga berharap Perhutani KPH Banyumas Timur terus menjaga dan melestarikan kawasan hutan agar tetap lestari serta dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan bagi generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Perhutani terus berupaya menjadikan kawasan hutan sebagai ruang pembelajaran yang menumbuhkan karakter tangguh, solidaritas, dan kepedulian terhadap lingkungan bagi generasi penerus bangsa melalui kegiatan serupa. (Byt/Mei)
Editor: Aris
Copyright © 2025