
KENDAL PERHUTANI (10/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kendal, melalui Seksi K3L (Keselamatan, Kesehatan, Kerja, dan Lingkungan), melakukan inspeksi K3L di kawasan wisata alam Air Terjun Curug Sewu, yang berlokasi di Desa Curugsewu, Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menjelang liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada Selasa (9/12).
Kegiatan dihadiri oleh Kepala Sub Seksi K3L KPH Kendal, Edi Suwito; Kepala Sub Seksi Agroforestry Ekowisata, Supriyono; Kepala Sub Seksi Pengembangan Bisnis, Muhsidin; serta jajaran petugas lapangan. Turut hadir Penanggung Jawab pengelola objek wisata Curug Sewu, Aryo Widiyanto, beserta tim.
Administratur KPH Kendal melalui Kepala Sub Seksi K3L, Edi Suwito, menyampaikan bahwa kecelakaan pengunjung maupun pekerja potensial dapat terjadi akibat ketidakpatuhan terhadap prosedur K3 dan kondisi lingkungan yang tidak aman. “Pengidentifikasian bahaya dan risiko kecelakaan sangat perlu dilakukan dan merupakan tahap awal yang harus diperhatikan. Dengan pelaksanaan pemeriksaan ini, diharapkan dapat memperkecil risiko kecelakaan para pengunjung serta menciptakan tempat wisata yang aman, nyaman, efisien, dan produktif,” katanya.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Pengembangan Bisnis, Muhsidin, mengatakan bahwa inspeksi ini merupakan agenda rutin tahunan, dan menjelang Nataru dilakukan secara lebih intensif. “Kami ingin memastikan seluruh pengunjung kawasan wisata Perhutani dapat menikmati liburan dengan aman. Aspek keselamatan menjadi hal yang sangat penting bagi para wisatawan,” ungkapnya.
Kepala Sub Seksi Agroforestry Ekowisata, Supriyono, menambahkan bahwa pemeriksaan meliputi potensi bahaya lingkungan kerja, seperti risiko penggunaan bahan berbahaya dan beracun (B3), kondisi alat kerja, pengendalian hama alam seperti ular, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh pekerja sesuai ketentuan. Selain itu, pengunjung diharapkan mematuhi peraturan yang ada, antara lain: dilarang membuang sampah sembarangan, membawa senjata tajam, membawa minuman keras, membuang puntung rokok sembarangan, dan mencoret-coret di lokasi wisata.
Penanggung Jawab wisata Curug Sewu, Aryo Widiyanto, mengapresiasi langkah Perhutani yang terus mendampingi dan mendukung pengelolaan wisata berbasis alam yang berkelanjutan. “Dengan adanya pembinaan dan inspeksi ini, Curug Sewu merasa terbantu untuk memperbaiki dan meningkatkan fasilitas demi kenyamanan pengunjung,” imbuhnya.
“Apa yang dilakukan Perhutani sangat kami hargai karena memikirkan kesehatan dan keselamatan pengunjung serta semua pekerja di wisata Curug Sewu. Kami berharap kegiatan ini dapat menciptakan kesehatan, keamanan, dan keselamatan kerja yang optimal,” tambahnya.