BANYUMAS BARAT (26/12/2025) | Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir serta meningkatkan peran aktif masyarakat dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat melaksanakan kegiatan penanaman bersama tanaman mangrove di Petak 57-2 wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Tritih, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Rawa Timur, Jumat (26/12).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor. Dari Perhutani hadir Kepala BKPH Rawa Timur Kusnadi didampingi Kepala RPH Tritih Warman beserta jajaran petugas lapangan. Sementara itu, dari jajaran Forkopimcam Kecamatan Cilacap Utara turut hadir Kepala Kepolisian Sektor Cilacap Utara Setyo Nugroho, Komandan Rayon Militer Cilacap Utara Gunawan Wisasmita, serta Camat Cilacap Utara Dra. Trias Handayani bersama unsur Forkopimcam lainnya.
Penanaman mangrove ini merupakan bagian dari program rehabilitasi dan perlindungan kawasan hutan pesisir yang memiliki fungsi penting dalam menjaga ekosistem pantai, mencegah abrasi, serta menciptakan habitat alami bagi berbagai jenis flora dan fauna laut.
Administratur KPH Banyumas Barat melalui Kepala BKPH Rawa Timur Kusnadi menyampaikan bahwa Perhutani sangat mendukung kegiatan kolaboratif lintas sektor tersebut. Ia menyatakan bahwa penanaman mangrove tidak hanya penting untuk perlindungan kawasan hutan pesisir, tetapi juga bagi keberlanjutan ekosistem dan kehidupan masyarakat di sekitarnya. Ia berharap, melalui partisipasi seluruh pihak, kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar.
Camat Cilacap Utara Dra. Trias Handayani memberikan apresiasi atas inisiatif dan sinergi yang terbangun. Ia menegaskan bahwa keberadaan mangrove sangat vital dalam menahan intrusi air laut serta mendukung kehidupan nelayan di sekitar kawasan. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga lingkungan demi generasi yang akan datang.
Lebih lanjut, Camat Cilacap Utara Dra. Trias Handayani menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan abrasi pantai yang semakin nyata. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus berkolaborasi dalam berbagai program pelestarian lingkungan secara berkelanjutan dan terukur.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Cilacap Utara Setyo Nugroho menyampaikan bahwa Polri siap mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan, termasuk dalam menjaga keamanan kegiatan rehabilitasi hutan mangrove.
Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan hutan mangrove yang telah ditanam. Kepala RPH Tritih Warman menyampaikan bahwa Perhutani akan melakukan monitoring secara berkala terhadap pertumbuhan tanaman mangrove dan berharap masyarakat sekitar turut berperan aktif dalam menjaga kelangsungan hidupnya.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda penanaman pohon semata, tetapi juga menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan dalam membangun ketahanan lingkungan wilayah pesisir Kabupaten Cilacap. Melalui sinergi antara Perhutani, Forkopimcam, dan masyarakat, diharapkan kawasan pesisir di wilayah hutan negara dapat terlindungi, produktif, serta memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. (Byb/Twn)
Editor: Aris
Copyright © 2025