BANYUMAS BARAT (22/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lumbir melaksanakan kegiatan pembinaan dan selametan bersama para penyadap getah pinus di Tempat Penampungan Getah (TPG) Cikakak, Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, pada Minggu (21/12).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BKPH Lumbir, Kuswoyo, didampingi Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Banteran, Kasno, serta diikuti sekitar 30 orang penyadap aktif di wilayah kerja BKPH Lumbir. Kegiatan ini menjadi sarana pembinaan rutin sekaligus mempererat hubungan antara manajemen Perhutani dan mitra penyadap, serta sebagai bentuk doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran kegiatan penyadapan.
Administratur KPH Banyumas Barat melalui Kepala BKPH Lumbir, Kuswoyo, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan selametan merupakan bentuk perhatian serta komitmen Perhutani dalam membina para penyadap yang menjadi ujung tombak produksi getah pinus.
“Penyadap merupakan mitra kerja strategis yang harus terus kita dukung dan bina. Selametan ini juga menjadi simbol permohonan keselamatan dan kelancaran dalam bekerja, mengingat aktivitas penyadapan memiliki risiko tersendiri di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala RPH Banteran, Kasno, menekankan pentingnya aspek keselamatan kerja bagi para penyadap. Ia juga mengingatkan agar kedisiplinan dalam menerapkan prosedur penyadapan dan pengumpulan getah terus dijaga guna memastikan kualitas dan kuantitas produksi sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Perwakilan penyadap, Dirno, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perhutani atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, kegiatan pembinaan seperti ini sangat bermanfaat bagi para penyadap.
“Kami merasa terbantu dengan adanya kegiatan ini. Selain mempererat silaturahmi, kami juga mendapatkan pembinaan langsung terkait teknis penyadapan dan informasi penting lainnya,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh suasana kekeluargaan. Perhutani berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin di TPG lainnya sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan kepada para penyadap, sekaligus membangun komunikasi dua arah yang efektif untuk kemajuan bersama.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Perhutani dan masyarakat penyadap semakin kuat, sehingga seluruh aktivitas penyadapan getah pinus dapat berjalan dengan aman, produktif, dan berkelanjutan. Acara ditutup dengan pembacaan doa bersama dan makan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur serta harapan akan keselamatan dan kelancaran kerja ke depan. (Byb/Twn)
Editor: Aris
Copyright © 2025