BLORA (20/12/2025) | Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Blora melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan semak dan ranting pohon di sepanjang ruas jalan Blora–Randublatung, Jumat (19/12)
Kerja bakti dipusatkan di Pos Ngodo, kawasan hutan yang secara administratif masuk wilayah Desa Semanggi Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Kegiatan diawali dengan apel bersama yang dipimpin langsung oleh bapak Dasiran Asisten II Sekretaris Daerah Kabupaten Blora.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Blora, Kapolres Blora beserta jajaran, Kodim 0721 Blora beserta jajaran, jajaran Perhutani KPH Blora dan KPH Randublatung, DPUPR Blora, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, DLH Blora, DINRUMKIMHUB Blora, Koramil Randublatung, Kapolsek Randublatung, Kapolsek Banjarejo, Kades Semanggi, Kepala Desa Ngliron, serta warga masyarakat sekitar yang turut berpartisipasi dalam kegiatan pembersihan.
Kapolres Blora, Wawan Andi Susanto, menyampaikan bahwa salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, adalah kondisi badan jalan yang tertutup semak belukar dan ranting pohon. Kondisi tersebut dapat mengganggu jarak pandang pengendara serta membahayakan keselamatan. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh instansi, mulai dari jajaran Kepolisian, TNI, DPUPR, BPBD, Perum Perhutani, organisasi kemasyarakatan, hingga seluruh lapisan masyarakat untuk bersama–sama melakukan pembersihan di sepanjang jalan Blora–Randublatung. Dengan upaya bersama ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Blora, ungkapnya.
Sementara itu, Administratur/KKPH Blora melalui Asper/KBKPH Kalisari, Irfan, menyampaikan bahwa kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk nyata sinergitas lintas sektoral dalam menciptakan lingkungan yang aman, bersih dan nyaman bagi masyarakat.
“Kegiatan ini sangat penting, terutama menjelang libur Nataru 2025, di mana diperkirakan mobilitas masyarakat akan meningkat signifikan. Dengan kondisi jalan yang bersih dari semak dan ranting pohon, diharapkan pengguna jalan merasa lebih aman dan nyaman,” pungkasnya (Kom-PHT/Blr/Ist)
Editor: Aris
Copyright © 2025