BLORA (14/03/2026) | Tim Kementerian Pertahanan Republik Indonesia melaksanakan survei lokasi rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di kawasan hutan wilayah Perum Perhutani KPH Blora, yang masuk wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ngawenombo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ngawenombo, pada Jumat (13/03).
Kegiatan survei tersebut dihadiri tim dari Kementerian Pertahanan yang didampingi perwakilan Kodam IV/Diponegoro. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Administratur/KSKPH Blora beserta jajaran Asper/KBKPH Ngawenombo, perwakilan Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Blora, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Blora, jajaran Kodim 0721 Blora, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Kunduran.
Survei ini dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan kesesuaian lokasi yang direncanakan sebagai tempat pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan. Tim melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi lapangan yang meliputi aspek lokasi, aksesibilitas, serta potensi dukungan infrastruktur yang ada di sekitar kawasan tersebut.
Wakil Administratur/KSKPH Blora Teguh Yuli Anggoro dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pada prinsipnya Perum Perhutani mendukung kegiatan survei lokasi pembangunan Yon TP tersebut. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk memastikan kesesuaian antara rencana pembangunan dengan kondisi di lapangan. Melalui survei ini dapat diketahui secara langsung kondisi lapangan serta kesesuaian lokasi dengan rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan.
Namun demikian, karena rencana pembangunan tersebut berada di kawasan hutan negara yang dikelola Perhutani, maka seluruh proses dan tahapan pembangunan harus tetap mengikuti mekanisme serta peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait penggunaan kawasan hutan, ungkapnya.
Dengan adanya survei ini diharapkan proses perencanaan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di wilayah Kabupaten Blora dapat berjalan dengan baik, sekaligus tetap memperhatikan aspek tata kelola kawasan hutan serta ketentuan yang berlaku, sehingga keberadaan fasilitas tersebut nantinya dapat memberikan manfaat bagi pertahanan wilayah sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, perwakilan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia Kolonel Czi Sulistyo Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan survei ini bertujuan untuk melakukan pengecekan secara langsung terhadap lokasi yang direncanakan sebagai tempat pembangunan Yon TP.
Ia menjelaskan bahwa dari hasil peninjauan awal, lokasi yang berada di wilayah Kabupaten Blora tersebut dinilai cukup sesuai dan strategis untuk kebutuhan pembangunan satuan Batalyon Teritorial Pembangunan. (Blr/Ist)
Editor: Aris
Copyright © 2026