BLORA (27/12/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Blora melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Agroforestry dengan skema Kemitraan Kehutanan Perhutani (KKP) bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wono Lestari Desa Sumberjo, Kecamatan Japah, dan Kelompok Tani Hutan (KTH) Sido Mulyo Desa Tinapan, Kecamatan Todanan. Kegiatan penandatanganan PKS tersebut dilaksanakan pada Rabu (24/12).
Penandatanganan PKS Agroforestry dengan skema KKP ini dilakukan antara Perhutani KPH Blora dengan LMDH Wono Lestari Desa Sumberjo pada lahan kawasan hutan seluas 11,0 hektare dengan komoditas budidaya tanaman tebu. Sementara itu, kerja sama dengan KTH Sido Mulyo Desa Tinapan dilaksanakan pada lahan kawasan hutan seluas 10,7 hektare dengan komoditas budidaya tanaman jagung. Dengan demikian, total luas kawasan hutan yang dikerjasamakan mencapai 21,7 hektare. Melalui kerja sama agroforestry ini, diharapkan pemanfaatan kawasan hutan dapat berjalan secara produktif tanpa mengabaikan prinsip kelestarian hutan.
Penandatanganan PKS dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Kantor BKPH Nglawungan dan Kantor BKPH Kalonan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Administratur/Kepala KPH Blora, Kepala Seksi Pengelolaan Sumber Daya Hutan KPH Blora, Asper/Kepala BKPH Kalonan, Asper/Kepala BKPH Nglawungan, Kepala Sub Seksi Kemitraan, para Kepala Resort Pemangkuan Hutan wilayah BKPH Nglawungan dan BKPH Kalonan, Ketua dan pengurus KTH Sido Mulyo, serta pengurus LMDH Wono Lestari.
Administratur KPH Blora melalui Kepala Seksi Pengelolaan Sumber Daya Hutan KPH Blora Sungkono menyampaikan bahwa Perhutani KPH Blora senantiasa membuka ruang kemitraan dan bersinergi dengan masyarakat sekitar hutan dalam mengelola kawasan hutan, baik dari aspek pengelolaan sumber daya hutan maupun pemanfaatan lahan kawasan hutan. Ia menegaskan bahwa PKS KKP Agroforestry ini telah mendapatkan persetujuan dari Direksi Perum Perhutani, sehingga diharapkan dapat diimplementasikan secara optimal, berkelanjutan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya PKS ini, diharapkan kerja sama dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, serta tetap menjaga kelestarian hutan, ujarnya.
Sementara itu, Ketua LMDH Wono Lestari Desa Sumberjo Sukono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Perhutani KPH Blora atas kepercayaan yang diberikan kepada masyarakat desa hutan. Menurutnya, kerja sama ini menjadi peluang penting untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota LMDH serta masyarakat sekitar hutan.
Ia berharap kerja sama ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat. Semoga Perhutani semakin jaya dan sukses, masyarakat semakin sejahtera, serta hutan tetap lestari, ungkapnya. (Blr/Ist).
Editor: Aris
Copyright © 2025