GUNDIH, GROBOGAN RAYA (26/02/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat sekitar hutan guna memastikan keberhasilan tanaman dan kelestarian ekosistem. Melalui Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Panunggalan, Perhutani turun langsung memberikan edukasi kepada petani hutan dan anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wana Sejati di Desa Randurejo, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, pada Rabu (26/02).
Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan teknik pemeliharaan tanaman sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kawasan hutan dari berbagai gangguan, seperti pembalakan liar dan kebakaran hutan.
Dalam pertemuan dialogis tersebut, petugas menekankan bahwa masyarakat desa hutan bukan lagi sekadar pengelola lahan, melainkan mitra kerja Perhutani. Fokus pembahasan meliputi optimalisasi pola tanam bersama serta langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan hutan.
Administratur Perum Perhutani KPH Gundih melalui Kepala BKPH Panunggalan Johny Arianto menegaskan bahwa sinergi dengan masyarakat merupakan fondasi utama pengelolaan hutan lestari. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan aktif masyarakat sangat menentukan keberhasilan tanaman dan keamanan hutan. Dengan kebersamaan, fungsi ekonomi bagi warga dan kelestarian lingkungan dapat berjalan secara seimbang.
Selain aspek teknis, pertemuan rutin ini juga menjadi wadah komunikasi untuk mengidentifikasi berbagai persoalan di lapangan sejak dini. Melalui komunikasi yang intensif, potensi gangguan terhadap pertumbuhan tanaman maupun ancaman keamanan hutan diharapkan dapat segera ditangani secara tepat. Perhutani berharap meningkatnya kesadaran masyarakat akan berbanding lurus dengan produktivitas hasil hutan yang optimal serta terjaganya ekosistem bagi generasi mendatang.
Ketua LMDH Wana Sejati Desa Randurejo Jadmo menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa anggota LMDH membutuhkan pemahaman mendalam mengenai teknik kehutanan agar pengelolaan lahan menjadi lebih efektif dan berkelanjutan. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin.
Sinergi yang solid antara Perhutani dan masyarakat ini diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan hutan berkelanjutan yang memberikan dampak ekonomi nyata bagi kesejahteraan warga di sekitar kawasan hutan. (Gdh/Dwi)
Editor: Aris
Copyright © 2026