
KEBONHARJO, PERHUTANI (27/11/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kebonharjo bersama jajaran Kodim 0720/Rembang menyambut kunjungan kerja Pangdam IV/Diponegoro beserta rombongan di Marshaling Area Yonif TP 888, Petak 12 Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Bedog Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Karas, pada Rabu (26/11).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Rembang, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pamotan, jajaran perwira staf, Danramil, prajurit Kodim 0720/Rembang, serta Pemerintah Desa Bangunrejo.
Administratur KPH Kebonharjo, Rovi Tri Kuncoro, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai wujud sinergi dan koordinasi lintas sektoral, khususnya dalam mendukung kesiapan lokasi Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 888 yang berada di kawasan hutan Perhutani.
“Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan lahan dan meninjau aspek-aspek pendukung sebelum pembangunan dimulai, mulai dari aksesibilitas, kondisi topografi, hingga potensi pengembangan fasilitas pendukung satuan baru tersebut,” kata Rovi.
Ia menambahkan bahwa keberadaan Yonif TP 888 ke depan diharapkan mampu memperkuat keamanan kawasan hutan serta memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Sementara itu, Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, dalam arahannya menyampaikan bahwa peninjauan dilakukan untuk melihat kesiapan satuan, berdialog dengan prajurit, serta memberikan motivasi dalam meningkatkan profesionalisme dan loyalitas dalam menjalankan tugas.
Pada kesempatan tersebut, Komandan Kodim 0720/Rembang, Letkol Arm Winner Fradana Dieng, mengapresiasi perhatian Pangdam kepada jajaran Kodim.
“Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan pembinaan teritorial dan kesiapan satuan di wilayah Rembang,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan penuh keakraban. Kunjungan ini menjadi momentum dalam memperkuat sinergitas Perhutani dengan TNI AD guna mendukung pemanfaatan kawasan hutan yang berkelanjutan dan kondusif bagi ketahanan wilayah.
Editor : Aris