KEDU UTARA, WONOSOBO (18/02/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan Kedu Utara turut mendukung dan menghadiri kegiatan penanaman pohon yang diinisiasi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata UIN Walisongo yang melaksanakan pengabdian di Desa Kejajar, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan penanaman dilaksanakan pada Sabtu (14/02) di kawasan Curug Sedandang petak 14C wilayah Resort Pemangkuan Hutan Sigedang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan Wonosobo, sebagai upaya menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kepedulian lingkungan masyarakat.
Penanaman tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kepala Desa Kejajar, Koordinator Desa Kejajar, BPBD Kecamatan Kejajar, tokoh masyarakat Desa Kejajar, Ketua LMDH Girimulyo Desa Kejajar beserta anggota, serta dosen pembimbing mahasiswa KKN. Sinergi lintas pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan fungsi hutan dan sumber daya alam di wilayah setempat.
Adapun jenis tanaman yang ditanam meliputi pucuk merah, lemon, mahoni, trembesi, jengkol, dan aren dengan total sebanyak 210 pohon. Pemilihan jenis tanaman tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis maupun ekonomis, seperti memperkuat tutupan lahan, meningkatkan daya resap air, serta memberikan potensi hasil bagi masyarakat di masa mendatang.
Administratur Perhutani KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Wonosobo Yossy Elfirani menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN yang telah menggagas kegiatan penanaman di kawasan hutan. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Perhutani, pemerintah desa, lembaga masyarakat desa hutan, dan mahasiswa menjadi langkah positif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan penanaman yang diinisiasi mahasiswa KKN UIN Walisongo di Desa Kejajar. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian generasi muda terhadap kelestarian hutan. Perhutani siap mendukung upaya kolaboratif seperti ini demi menjaga fungsi hutan sebagai penyangga kehidupan,” ujar Kepala BKPH Wonosobo Yossy Elfirani.
Kepala Desa Kejajar Mugito juga menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, penanaman pohon di kawasan Curug Sedandang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga mendukung potensi wisata alam desa.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh dan memotivasi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan. Penanaman pohon di sekitar Curug Sedandang sangat penting untuk menjaga kelestarian sumber air dan keindahan alam yang menjadi kebanggaan Desa Kejajar,” ungkap Kepala Desa Kejajar Mugito.
Ketua LMDH Girimulyo Rendra Rizky Sadewa menegaskan komitmen LMDH untuk terus bersinergi dengan Perhutani dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kelestarian kawasan hutan. Ia berharap tanaman yang telah ditanam dapat dirawat bersama agar memberikan manfaat jangka panjang.
“LMDH Girimulyo siap mendukung dan mengawal keberhasilan penanaman ini. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat tanaman agar tumbuh dengan baik serta memberikan manfaat bagi lingkungan maupun kesejahteraan bersama,” kata Ketua LMDH Girimulyo Rendra Rizky Sadewa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian hutan sekaligus memperkuat kemitraan antara Perhutani, pemerintah desa, LMDH, mahasiswa, dan masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan. (Kdu/Nurul)
Editor: Aris
Copyright © 2026