KEDU UTARA, WONOSOBO (08/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara secara resmi melepas mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah menyelesaikan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lokasi persemaian wilayah Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kleseman, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo. Kegiatan pelepasan dilaksanakan di area persemaian dan dihadiri jajaran Perhutani serta perwakilan mahasiswa sebagai penanda berakhirnya rangkaian PKL, Senin (05/01).
Kegiatan PKL mahasiswa UGM tersebut difokuskan pada kegiatan teknis persemaian tanaman hutan, mulai dari pengenalan jenis-jenis bibit, proses penyemaian, pemeliharaan bibit, hingga pemahaman sistem pengelolaan persemaian yang diterapkan oleh Perhutani. Selama pelaksanaan PKL, mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai aktivitas lapangan sebagai sarana pembelajaran praktis dan penguatan kompetensi di bidang kehutanan.
Wakil Administratur, Cecep Gusdiana, Perhutani menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan kontribusi mahasiswa selama melaksanakan PKL. Ia menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan nilai tambah, baik bagi proses pembelajaran mahasiswa maupun bagi Perhutani sebagai pengelola hutan negara.
“Perhutani sangat terbuka terhadap dunia pendidikan. Kegiatan PKL ini menjadi sarana pembelajaran bersama, di mana mahasiswa dapat memahami pengelolaan hutan secara langsung di lapangan, khususnya pada aspek persemaian yang merupakan bagian penting dari upaya keberlanjutan hutan,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh selama PKL dapat menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menempuh dunia kerja maupun pengembangan keilmuan kehutanan ke depan. Ia juga menegaskan bahwa Perhutani siap terus menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang kehutanan.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa UGM, Naufaldi, menyampaikan terima kasih kepada Perhutani KPH Kedu Utara atas kesempatan dan pendampingan yang diberikan selama kegiatan PKL. Ia mengaku memperoleh banyak pengalaman praktis yang tidak didapatkan di bangku perkuliahan.
“Selama PKL di Persemaian RPH Kleseman, kami mendapatkan pemahaman langsung terkait proses persemaian dan pengelolaan bibit tanaman hutan. Pendampingan dari petugas Perhutani sangat membantu kami dalam memahami kondisi lapangan secara nyata,” ungkapnya.
Melalui kegiatan PKL ini, Perhutani berharap terjalin sinergi yang berkelanjutan antara Perhutani dan institusi pendidikan dalam mendukung pengelolaan hutan yang lestari, berkelanjutan, serta berbasis ilmu pengetahuan dan praktik lapangan. (Kdu/Nurul)
Editor: Aris
Copyright © 2026