KEDU UTARA, TEMANGGUNG (10/01/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melaksanakan patroli preventif di petak hutan wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kenjuran, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Candiroto. Kegiatan ini merupakan langkah antisipatif dalam menjaga keamanan hutan sekaligus menegaskan larangan penggarapan kawasan hutan tanpa izin yang sah sesuai ketentuan perundang-undangan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (09/01).
Patroli preventif dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Utama Bidang Perlindungan Sumber Daya Hutan (SDH) Divisi Regional Jawa Tengah dan diikuti oleh Wakil Administratur KPH Kedu Utara, Komandan Regu POLHUTMOB, jajaran anggota POLHUTMOB, anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), serta pengurus Basecamp Gunung Prau via Wates. Kegiatan dilakukan dengan menyusuri petak-petak rawan gangguan keamanan hutan serta melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi kawasan.
Kepala Seksi Utama Bidang Perlindungan SDH Divisi Regional Jawa Tengah, Rastim, menyampaikan bahwa patroli preventif merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan pada wilayah yang memiliki potensi gangguan keamanan hutan. Menurutnya, upaya ini tidak hanya bersifat penindakan, tetapi lebih menekankan pada pencegahan dan edukasi kepada masyarakat. Patroli preventif ini dilakukan untuk memastikan kawasan hutan tetap aman dan berfungsi sebagaimana mestinya. Perhutani menegaskan bahwa segala bentuk penggarapan kawasan hutan tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan dapat merusak kelestarian hutan, tegasnya.
Wakil Administratur KPH Kedu Utara, Cecep Gusdiana, menambahkan bahwa keberadaan hutan memiliki peran penting bagi keseimbangan lingkungan, terutama sebagai penyangga tata air dan pencegah bencana alam. Oleh karena itu, pengamanan hutan harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak. Perhutani berharap melalui patroli ini dapat meningkatkan kesadaran bersama bahwa hutan merupakan aset negara yang harus dijaga. Perhutani terbuka untuk kerja sama, namun tetap harus sesuai dengan aturan dan perizinan yang berlaku, ujarnya.
Komandan Regu POLHUTMOB, Sudaryanto, menyampaikan bahwa patroli juga bertujuan memberikan efek pencegah terhadap potensi pelanggaran di kawasan hutan. Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan menjadi bentuk nyata komitmen Perhutani dalam menjaga kawasan hutan dari aktivitas ilegal. Perhutani mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Namun, apabila ditemukan pelanggaran, tentu akan ditindak sesuai prosedur dan hukum yang berlaku,j elasnya.
Dukungan terhadap kegiatan patroli juga disampaikan oleh Pengurus Basecamp Gunung Prau via Wates, Dhowi. Ia menyatakan bahwa pengelola basecamp siap bersinergi dengan Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan, khususnya di jalur pendakian. Kami mendukung penuh upaya Perhutani dalam menjaga keamanan hutan. Pengelola basecamp juga terus mengedukasi pendaki agar mematuhi aturan dan turut menjaga kelestarian kawasan, ungkapnya.
Melalui patroli preventif ini, Perhutani berharap tercipta kondisi hutan yang aman, lestari, dan terjaga fungsinya, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan pengelolaan kawasan hutan. (Kdu/Nurul)
Editor: Aris
Copyright © 2026