KEDU UTARA, WONOSOBO (02/03/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, kembali memperkuat kolaborasi pengelolaan hutan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kemitraan Kehutanan bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mugi Lestari, Desa Butuh Lor, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor KPH Kedu Utara, pada Jumat, (27/02).
Kerja sama tersebut berfokus pada pemanfaatan jasa lingkungan berupa pengelolaan wisata pendakian Gunung Sumbing melalui jalur Garung, yang dikenal dengan Basecamp Stickpala. Jalur pendakian ini masuk kawasan Kepala Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sigedang, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo, dan menjadi salah satu akses favorit para pendaki karena menawarkan panorama alam yang indah serta potensi ekonomi bagi masyarakat sekitar kawasan hutan.
Administratur, KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan wujud komitmen Perhutani, dalam mendorong pengelolaan hutan yang produktif, lestari, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa hutan.
Ia mengatakan, “Perhutani, selalu mendorong LMDH, untuk terus menggali potensi yang ada di kawasan hutan secara legal dan terencana. Pemanfaatan jasa lingkungan seperti wisata pendakian ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Butuh Lor, tanpa mengabaikan aspek kelestarian hutan.”
Andrie, menambahkan bahwa kerja sama ini tidak hanya sebatas administrasi, tetapi harus diimplementasikan secara profesional dengan mengedepankan prinsip keselamatan, pelayanan prima kepada pengunjung, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua LMDH Mugi Lestari, Sumardi, menyambut baik penandatanganan perjanjian tersebut.
Ia menyatakan, “Kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Harapan kami, kerja sama ini dapat membuka lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjadikan Basecamp Stickpala sebagai destinasi pendakian yang aman dan nyaman.”
Melalui kemitraan ini, Perhutani, dan LMDH, berkomitmen membangun sinergi yang kuat dalam pengelolaan jasa lingkungan berbasis pemberdayaan masyarakat. Selain memberikan dampak ekonomi, kegiatan ini juga diharapkan menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai penyangga kehidupan.
Dengan terjalinnya kerja sama tersebut, Perhutani, optimistis pengelolaan wisata pendakian Gunung Sumbing, melalui jalur Garung, dapat berkembang secara berkelanjutan, sekaligus menjadi model kemitraan kehutanan yang harmonis antara perusahaan dan masyarakat desa hutan. (Kdu/Nurul)
Editor: Aris
Copyright © 2026