PEKALONGAN BARAT, BREBES RAYA (02/01/2026) | Objek wana wisata Tuk Sirah Desa Wisata Aji di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi lokasi strategis bagi Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat untuk melaksanakan kegiatan pengamanan intensif. Bersama personel Komando Rayon Militer (Koramil) Paguyangan dan Kepolisian Sektor (Polsek) Paguyangan, Perhutani dan pengelola wisata melakukan patroli pantauan wisata pada hari pertama Tahun Baru 2026. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Objek wisata yang berada di Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan tersebut secara administratif masuk wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Kretek, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Paguyangan, KPH Pekalongan Barat, pada Kamis (01/01).
Administratur KPH Pekalongan Barat melalui Kepala Sub Seksi Hukum, Kepatuhan, Agraria, dan Komunikasi Perusahaan Sugiyono menegaskan pentingnya pelaksanaan pengamanan dan patroli bersama tersebut. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan pengunjung terhadap potensi bencana alam yang mungkin terjadi di kawasan hutan, seperti pohon tumbang akibat cuaca ekstrem maupun ancaman kebakaran hutan.
Sugiyono menjelaskan bahwa kegiatan pengamanan ini bertujuan meminimalkan dan mengantisipasi berbagai potensi permasalahan, khususnya pelanggaran hukum berupa gangguan keamanan hutan, potensi bencana alam, serta menjaga keamanan kawasan wisata agar pengunjung merasa aman dan nyaman tanpa mengabaikan kelestarian hutan.
Pengelola Wisata Desa Wisata Aji Handoko menjelaskan bahwa kegiatan pengamanan diawali dengan pemberian imbauan dan arahan kepada seluruh pengunjung objek wisata Tuk Sirah. Imbauan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran pengunjung akan pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan selama berada di kawasan hutan. Setelah sesi imbauan, kegiatan dilanjutkan dengan patroli bersama di sekitar kawasan wisata sebagai langkah antisipatif untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan keamanan serta memastikan tidak adanya aktivitas yang dapat membahayakan kelestarian hutan.
Handoko menyampaikan bahwa pada Hari Tahun Baru, jumlah pengunjung mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Ia mengapresiasi pendampingan dan pembinaan yang terus diberikan Perhutani KPH Pekalongan Barat dalam pengelolaan wisata sehingga kegiatan wisata dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Sementara itu, personel Koramil Paguyangan Sunardi menyampaikan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh kegiatan pengamanan. Ia menegaskan bahwa Koramil siap membantu penanganan apabila terjadi gangguan keamanan hutan maupun bencana alam di kawasan hutan Perhutani KPH Pekalongan Barat. Menurutnya, pengamanan dan pelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan koordinasi dan partisipasi seluruh pihak.
Dengan sinergi antara Perhutani, TNI, Polri, dan pengelola wisata, diharapkan objek wisata Desa Wisata Aji dapat terus menjadi destinasi wisata yang aman, nyaman, dan lestari bagi masyarakat. (Pkb/Sgy)
Editor: Aris
Copyright © 2026