PEKALONGAN TIMUR, (20/02/2026) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur melalui Wakil Administratur Toto Suwaranto melaksanakan patroli keamanan hutan di wilayah Desa Bantarkulon, Kabupaten Pekalongan, Kamis (19/02). Kegiatan ini merupakan langkah preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan (gukamhut).
Patroli dilakukan guna mencegah berbagai bentuk pelanggaran, seperti pencurian kayu, perambahan, maupun aktivitas lain yang berpotensi merusak kelestarian kawasan hutan. Dalam kegiatan tersebut, Wakil Administratur KPH Pekalongan Timur Toto Suwaranto melakukan pengecekan langsung kondisi lapangan untuk memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif.
Di sela kegiatan patroli, ia juga berkesempatan bertemu Kepala Desa Bantarkulon Mudri. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Perhutani dan Pemerintah Desa dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.
Ia menyampaikan bahwa pengamanan hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab Perhutani, tetapi juga memerlukan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, potensi gangguan dapat dicegah sejak dini.
Ia menegaskan pentingnya pendekatan persuasif dan kolaboratif guna menumbuhkan rasa memiliki terhadap hutan sehingga masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga dan memanfaatkan sumber daya hutan secara bijak dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Desa Bantarkulon Mudri menyambut baik kegiatan patroli yang dilaksanakan Perhutani. Ia menyatakan kesiapan Pemerintah Desa untuk terus mendukung upaya pengamanan hutan melalui koordinasi intensif serta penyampaian imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang merugikan kawasan hutan.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara Pemerintah Desa dan Perhutani sangat penting dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan di wilayah Desa Bantarkulon. Hutan yang terjaga dengan baik akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Melalui patroli keamanan hutan dan koordinasi bersama pemerintah desa tersebut, diharapkan kawasan hutan di wilayah Bantarkulon tetap aman, lestari, serta memberikan manfaat optimal bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. (Pkt/Ran)
Editor: Aris
Copyright © 2026