Grobogan – Dalam rangka memperkuat sinergi dan komunikasi yang konstruktif dengan para pemangku kepentingan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi menggelar forum komunikasi bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)/Organisasi Masyarakat (Ormas). Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor KPH Purwodadi dan dihadiri oleh jajaran Manajemen KPH Purwodadi serta Ormas Laskar Merah Putih Markas Daerah Provinsi Jawa Tengah. pada Kamis (04/12),
Forum komunikasi ini difokuskan pada pembahasan peningkatan koordinasi terkait keterbukaan informasi publik untuk kebaikan bersama, khususnya dalam penyampaian informasi yang berhubungan dengan pengelolaan sumber daya hutan.
Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa Perhutani selalu terbuka terhadap informasi yang bersifat publik dan siap memberikan ruang kepada masyarakat, media, maupun LSM yang ingin bersinergi dalam pembangunan sektor kehutanan.
“Kami sangat terbuka dan tidak alergi dengan kritik maupun saran, selama itu untuk kebaikan perusahaan, pekerja, serta masyarakat. Perhutani KPH Purwodadi selalu siap bekerjasama dengan rekan media maupun LSM sepanjang tetap mengedepankan unsur positif dan mematuhi ketentuan yang berlaku,” tegas Untoro.
Sementara itu, Kepala Departement Perlindungan Sumber Daya Hutan Kantor Direksi Perhutani, Khaerudin, menambahkan bahwa Perhutani dalam menjalankan tugas selalu mengacu pada asas transparansi dan profesionalitas dalam pengelolaan hasil hutan.
“Keterbukaan informasi yang kami lakukan tentu tetap dalam koridor aturan resmi perusahaan dan regulasi negara. Kami ingin segala bentuk komunikasi yang dilakukan dapat saling menguatkan, bukan justru menimbulkan kesalahpahaman di lapangan,” ungkapnya.
Ketua LSM Laskar Merah Putih Markas Daerah Provinsi Jawa Tengah, Adi Prayitno, mengucapkan terima kasih atas ruang dialog yang diberikan oleh Perhutani. Dirinya berharap sinergi ini dapat terus terjalin dalam mengawal program kelestarian hutan serta kepentingan masyarakat sekitar kawasan.
“Kami mengapresiasi Perhutani KPH Purwodadi yang telah memberikan ruang komunikasi dan kesempatan untuk berkolaborasi. Semoga kerjasama ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan membantu percepatan informasi yang benar,” ujar Adi.
Melalui forum komunikasi ini, Perhutani KPH Purwodadi menegaskan kembali bahwa perusahaan sangat mendukung transparansi informasi publik. Namun demikian, seluruh proses tetap harus mengikuti aturan internal perusahaan dan perundang-undangan yang berlaku, sehingga informasi yang disampaikan akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. Kegiatan berlangsung dengan dialog terbuka dan penuh kekeluargaan, sebagai wujud niat baik bersama dalam mendukung tata kelola kehutanan yang berkelanjutan, aman, dan transparan. (Mj-A)
Editor : Aris