Grobogan – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melaksanakan kegiatan kesamaptaan bagi tenaga alih daya yang lolos seleksi penerimaan tenaga lapangan untuk formasi pembantu mandor tanam dan pembantu mandor polter. Senin (15/09).
Sebanyak 16 tenaga alih daya mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 10 tenaga pembantu mandor tanam dan 6 tenaga pembantu mandor polter. Kesamaptaan dilaksanakan di Alun-Alun Purwodadi dengan pembinaan langsung dari Wakil Administratur KPH Purwodadi, Perwira Pembina (Pabin) Jaga Wana Polres Grobogan, serta Komandan Regu (Danru) Polisi Hutan Mobil (Polmob) KPH Purwodadi beserta anggota.
Materi kegiatan meliputi lari mengelilingi alun-alun, sit up, push up, serta latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB). Selain pembinaan fisik, peserta juga menerima materi tambahan mengenai bidang produksi, keamanan, dan pembinaan Sumber Daya Hutan (SDH).
Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan awal agar tenaga alih daya memiliki kesiapan fisik maupun mental sebelum bertugas.
“Kami ingin memastikan tenaga alih daya yang baru ini benar-benar siap, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental dan wawasan kerja. Tugas mandor tanam maupun mandor polter membutuhkan ketangguhan, disiplin, serta komitmen dalam mendukung keberhasilan kegiatan produksi dan keamanan hutan,” ungkap Untoro.
Sementara itu, Perwira Pembina Jaga Wana Polres Grobogan, Aiptu Wahyu Setiawan, menekankan pentingnya sinergi antara tenaga lapangan Perhutani dengan aparat keamanan.
“Kami memberikan pembekalan kedisiplinan, fisik, dan latihan baris berbaris agar peserta lebih sigap serta terbiasa dengan pola kerja yang terukur. Dengan sinergi yang baik, kami harap tenaga alih daya ini mampu menjadi garda terdepan dalam mendukung tugas Perhutani menjaga kelestarian hutan,” jelas Wahyu.
Salah satu peserta, Wahyu Saputro, tenaga alih daya pembantu mandor polter, mengaku senang dengan kegiatan ini.
“Kesamaptaan ini memberikan pengalaman baru bagi saya. Latihan fisik cukup berat, tetapi sangat bermanfaat untuk melatih disiplin dan kekompakan. Saya termotivasi untuk bekerja lebih baik dan siap menjalankan tugas di lapangan,” ucap Wahyu. Dengan adanya kegiatan ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap tenaga alih daya yang diterima dapat segera beradaptasi dengan tugas di lapangan, serta mampu mendukung kegiatan operasional Perhutani secara optimal.