Grobogan – Dalam rangka memastikan keberhasilan tanaman tahun ke II (tahun tanam 2024), jajaran Perhutani BKPH Penganten KPH Purwodadi melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di petak 27E RPH Plosokerep seluas 4,9 hektare, Kegiatan ini dilakukan oleh Kepala BKPH Penganten bersama jajaran petugas lapangan serta didampingi LMDH Sido Makmur. pada Rabu (10/12).
Monitoring dilakukan dengan melakukan pengecekan kondisi pertumbuhan tanaman jati, tingkat keberhasilan tanaman, kebersihan areal, serta potensi gangguan keamanan hutan. Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi untuk memastikan program penanaman tahun 2024 berjalan sesuai target dan standar silvikultur Perhutani.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Penganten, Arie Gunawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya memastikan kualitas tegakan hutan di wilayah Penganten tetap optimal.
“Monitoring tahun ke II ini sangat penting untuk mengukur keberhasilan tanaman 2024. Kami ingin memastikan bahwa semua proses pemeliharaan berjalan baik dan tanaman tumbuh sesuai harapan. Sinergi dengan LMDH juga terus kami tingkatkan agar upaya pengelolaan hutan berjalan maksimal,” ujarnya.
Sementara itu, KRPH Plosokerep, Puryono, menjelaskan bahwa kondisi tanaman di petak 27E menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik berkat pemeliharaan rutin yang dilakukan.
“Hasil pengecekan hari ini menunjukkan tanaman jati KBK berada dalam kondisi sehat. Kami bersama mandor dan persemaian terus melakukan pemeliharaan sesuai standar agar tingkat keberhasilan tanaman semakin meningkat,” terang Puryono.
Ketua LMDH Sido Makmur, Haryanto, juga menegaskan komitmen LMDH dalam mendukung Perhutani menjaga keberhasilan tanaman.
“Kami dari LMDH Sido Makmur berkomitmen terus mendukung penuh kegiatan Perhutani, mulai dari pemeliharaan tanaman hingga menjaga keamanan kawasan hutan. Semoga kerja sama ini semakin memperkuat kesejahteraan masyarakat desa hutan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap keberhasilan tanaman tahun 2024 dapat terus meningkat serta mampu memberikan kontribusi positif terhadap kelestarian hutan dan pemberdayaan masyarakat desa hutan di wilayah BKPH Penganten. (Mj-A)
Editor : Aris