Grobogan – Perhutani KPH Purwodadi melalui jajaran BKPH Jatipohon melaksanakan patroli gabungan bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Ngudi Makmur dan warga Desa Katekan, Kecamatan Brati, di petak 91B RPH Jangglengan BKPH Jatipohon seluas 17,1 hektare. Patroli menyisir areal tanaman mahoni tahun tanam 1997 yang menjadi salah satu kawasan produksi dan konservasi penting di wilayah tersebut, pada Rabu (10/12).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk upaya penguatan keamanan hutan, pencegahan gangguan, serta menjaga kelestarian tegakan dari potensi pencurian kayu maupun perusakan lingkungan. Patroli gabungan juga menjadi sarana komunikasi lapangan antara Perhutani dan masyarakat desa hutan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi pengelolaan hutan.
Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, mewakili Administratur KPH Purwodadi menyampaikan bahwa kegiatan patroli rutin bersama masyarakat merupakan langkah strategis dalam menjaga hutan tetap aman dan produktif.
“Kami terus mengedepankan kolaborasi dengan LMDH dan masyarakat, karena keamanan hutan tidak bisa dilakukan sendiri. Patroli ini menjadi bukti bahwa Perhutani dan masyarakat memiliki komitmen yang sama menjaga kelestarian hutan demi keberlanjutan manfaat bagi desa sekitar,” ujarnya.
Ketua LMDH Ngudi Makmur, Wagiyo, turut menegaskan bahwa masyarakat Desa Katekan siap mendukung upaya Perhutani dalam menjaga kawasan.
“Hutan ini menjadi sumber manfaat bagi warga, jadi kami berkewajiban terlibat aktif. Patroli gabungan seperti ini membuat kami merasa dilibatkan dan memperkuat rasa memiliki terhadap hutan,” katanya.
Salah satu warga yang ikut patroli, Sukirman, mengungkapkan bahwa keterlibatan masyarakat memberikan dampak positif bagi keamanan hutan.
“Dengan turun langsung, kami bisa tahu kondisi hutan dan ikut menjaga dari hal-hal yang merugikan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan patroli gabungan seperti ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap tercipta lingkungan hutan yang lebih aman, lestari, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat sekitar. (Mj-A)
Editor : Aris