Grobogan – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi menggelar kegiatan pembinaan serta pembahasan Kerjasama Kemitraan Kehutanan (KKP) Agroforestry bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di wilayah kerja KPH Purwodadi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor KPH Purwodadi pada Rabu (24/12).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Administratur KPH Purwodadi Untoro Tri Kurniawan, didampingi Wakil Administratur Henry Kristian, serta dihadiri jajaran manajemen KPH Purwodadi dan perwakilan pengurus LMDH dari berbagai desa sekitar hutan. Pembinaan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan pemahaman, serta memperkuat sinergi antara Perhutani dan LMDH dalam pengelolaan hutan melalui skema agroforestry yang berkelanjutan.
Dalam pembahasan tersebut, Perhutani menekankan pentingnya pelaksanaan KKP Agroforestry yang sesuai dengan ketentuan, transparan, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa hutan tanpa mengesampingkan fungsi kelestarian hutan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi pelaksanaan kemitraan yang telah berjalan serta identifikasi potensi pengembangan ke depan.
Administratur KPH Purwodadi, Untoro Tri Kurniawan, dalam keterangannya menyampaikan bahwa KKP Agroforestry merupakan wujud nyata komitmen Perhutani dalam memberdayakan masyarakat sekitar hutan.
“Melalui kemitraan kehutanan agroforestry, Perhutani memberikan ruang bagi masyarakat desa hutan untuk berperan aktif dalam pengelolaan hutan. Kami berharap LMDH dapat menjalankan kerjasama ini dengan penuh tanggung jawab, mematuhi aturan, serta bersama-sama menjaga kelestarian hutan sebagai aset bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Administratur KPH Purwodadi, Henry Kristian, menambahkan bahwa pembinaan ini penting untuk memperkuat komunikasi dan pemahaman teknis di lapangan.
“Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi antara Perhutani dan LMDH, baik terkait hak dan kewajiban, tata kelola agroforestry, maupun mekanisme kerjasama. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan pelaksanaan KKP dapat berjalan optimal, aman, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” jelasnya.
Perwakilan LMDH, Ketua LMDH Tanjungharjo Manjunggal Supadi, menyampaikan apresiasi atas pembinaan yang diberikan oleh Perhutani KPH Purwodadi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Perhutani atas pendampingan dan pembinaan yang terus dilakukan. Melalui kemitraan agroforestry ini, masyarakat desa hutan dapat meningkatkan penghasilan sekaligus ikut menjaga hutan. Kami siap mendukung dan melaksanakan kerjasama sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Supadi.
Dengan adanya kegiatan pembinaan dan pembahasan KKP Agroforestry ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap kemitraan kehutanan bersama LMDH dapat semakin solid, produktif, dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan ekologis bagi semua pihak. (Mj-A)
Editor : Aris